PKS Umumkan 3 Bakal Calon Wali Kota Depok, Mengapa Tak Ada Petahana M Idris?

Kompas.com - 22/01/2020, 14:04 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan akan membuka crisis centre bagi korban LGBT, ditemui usai menghadiri acara peresmian alun-alun Kota Depok, Minggu (12/1/2020) KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIWali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan akan membuka crisis centre bagi korban LGBT, ditemui usai menghadiri acara peresmian alun-alun Kota Depok, Minggu (12/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan tiga besar bakal calon (Balon) Wali Kota Depok 2021-2026.

Ketiga nama ini adalah hasil pengerucutan dari lima balon yang sebelumnya telah dikeluarkan PKS untuk dikenal warga Depok berdasarkan hasil Pemilihan Internal Raya (Pemira PKS).

Dalam daftar tersebut, tidak ada nama Wali Kota petahana, yakni Mohammad Idris Abdul Shomad.

Ketiga bakal calon yang diumumkan adalah Hafid Nasir, Imam Budi Hartono, dan T Farida Rahmayanti.

“Nama petahana tidak dibahas. Kalau itu keputusan dari DPP,” kata Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir dalam jumpa pers penjabaran nama tiga balon Wali Kota Depok periode 2021-2026 di Kantor DPD PKS Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (21/1/2020), seperti dikutip Warta Kota.

Baca juga: PKS Umumkan Tiga Bakal Calon Wali Kota Depok, Siapa Saja?

M Idris sebelumnya merupakan Wakil Wali Kota periode 2011-2016 mendampingi Wali Kota Depok Nur saat itu Nur Mahmudi Ismail.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga partai, yakni PKS, Gerindra, dan Demokrat kemudian mengusung Idris sebagai calon wali kota saat Pilkada Depok 2015, berpasangan dengan Pradi Supriatna. Pasangan tersebut menang.

Padahal, saat itu dan bahkan hingga saat ini, Idris bukanlah kader PKS atau partai manapun melainkan seorang Dosen di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Untuk kepastian apakah Idris tetap akan diusung kembali oleh PKS dari jalur khusus, menurut Hafid, pengurus PKS Depok masih menunggu keputusan DPP.

“Penetapan calon Wali Kota kita taat dan mendengarkan sepenuhnya keputusan di tingkat pusat,” kata Hafid.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPD PKS Depok, Teuku Muhammad Yusufsyah Putra mengatakan, ketiga nama balon ini merupakan hasil dari seleksi tahap kedua yang dilakukan oleh PKS melalui survei internal pada Desember 2019. 

Putra mengatakan, DPD PKS menugaskan kepada ketiganya untuk sosialisasi ke masyarakat dan juga menjalin komunikasi dengan partai politik (parpol) yang ada di Depok.

Termasuk membuka komunikasi dengan para komunitas dan juga organisasi masyarakat (ormas).

Hal tersebut, dalam rangka memperluas jaringan ketiga balon tersebut.

"Kelak nantinya (ketiga balon) akan diukur kembali kelayakannya sebagai Calon Wali Kota Depok 2021-2026," tutur Putra.

Putra menegaskan partainya saat ini tidak membahas mengenai balon untuk posisi Wakil Wali Kota Depok 2021-2026.

"Kita masih fokus untuk melakukan seleksi balom Wali Kota sampai nanti waktu yang telah ditentukan untuk bakal calon Wakil Wali Kota," kata Putra. (Vini Rizki Amelia)

 


Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul "PKS Umumkan Tiga Besar Bakal Calon Wali Kota Depok, Nama Petahana Tidak Dibahas."



Video Rekomendasi

Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Melonjak, RS Wisma Atlet Tambah Bed hingga Buka Tower 8

Pasien Covid-19 Melonjak, RS Wisma Atlet Tambah Bed hingga Buka Tower 8

Megapolitan
Anies: Perpanjangan PPKM Akan Dibahas bersama Menko Perekonomian Nanti Malam

Anies: Perpanjangan PPKM Akan Dibahas bersama Menko Perekonomian Nanti Malam

Megapolitan
Anies Sebut Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Mencapai 75 Persen

Anies Sebut Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Mencapai 75 Persen

Megapolitan
Serba-serbi Pendaftaran Jalur Afirmasi PPDB Jakarta Tingkat SMP/SMA/SMA

Serba-serbi Pendaftaran Jalur Afirmasi PPDB Jakarta Tingkat SMP/SMA/SMA

Megapolitan
Rizieq Sebut Wiranto, Tito, hingga Budi Gunawan dalam Pleidoi, Jaksa: Hanya Cari Panggung

Rizieq Sebut Wiranto, Tito, hingga Budi Gunawan dalam Pleidoi, Jaksa: Hanya Cari Panggung

Megapolitan
Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Anies Peringatkan Warga untuk Beraktivitas di Rumah

Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Anies Peringatkan Warga untuk Beraktivitas di Rumah

Megapolitan
Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Timur Tengah, Polisi Sita 1,1 Ton Sabu

Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Timur Tengah, Polisi Sita 1,1 Ton Sabu

Megapolitan
Kapolri Sebut Peredaran 1,129 Ton Sabu Libatkan Napi Lapas Cilegon

Kapolri Sebut Peredaran 1,129 Ton Sabu Libatkan Napi Lapas Cilegon

Megapolitan
Usai Panen Padi, Anies Gelar Apel Gara-gara Jakarta 'Panen Covid-19'

Usai Panen Padi, Anies Gelar Apel Gara-gara Jakarta "Panen Covid-19"

Megapolitan
Aliran Anak Kali Pesangrahan Berhasil Dibuka, Banjir di Tiga Perumahan Ciputat Surut

Aliran Anak Kali Pesangrahan Berhasil Dibuka, Banjir di Tiga Perumahan Ciputat Surut

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, Warga Diingatkan Jaga Prokes dan Patuhi Aturan Pemerintah

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, Warga Diingatkan Jaga Prokes dan Patuhi Aturan Pemerintah

Megapolitan
Material Longsor Berhasil Dikeruk, Air Kali Tak Lagi Meluap Ke Permukiman Warga di Ciputat

Material Longsor Berhasil Dikeruk, Air Kali Tak Lagi Meluap Ke Permukiman Warga di Ciputat

Megapolitan
Hasil Tes Urine Anji Positif Mengandung Zat Aktif yang Ada Dalam Ganja

Hasil Tes Urine Anji Positif Mengandung Zat Aktif yang Ada Dalam Ganja

Megapolitan
Bekasi Gelar Vaksinasi Covid-19 di Stadion, Jokowi Harap Bisa Diterapkan di Wilayah Lain

Bekasi Gelar Vaksinasi Covid-19 di Stadion, Jokowi Harap Bisa Diterapkan di Wilayah Lain

Megapolitan
Jaksa: Rizieq Shihab Terlalu Banyak Keluh Kesah, Hampir Tak Ada Hubungan dengan Perkara

Jaksa: Rizieq Shihab Terlalu Banyak Keluh Kesah, Hampir Tak Ada Hubungan dengan Perkara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X