Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Irsyad Tiga Hari Tenggelam, Orangtua Ikut Susuri Kali Pesanggrahan

Kompas.com - 04/02/2020, 16:22 WIB
Walda Marison,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Pesanggrahan, Komisaris Polisi Sukadi, mengatakan, pencarian Muhammad Irsyad (11) yang tenggelam di Kali Pesanggrahan, Jakarta, sejak tiga hari lalu dibantu oleh kedua orangtua korban.

Kedua orangtua Irsyad terlibat dalam pencarian hari ini, Selasa (4/2/2020).

"Orangtuanya juga ikut dalam pencarian," ujar Sukadi saat dikonfirmasi, Selasa.

Mereka mencari bersama petugas menggunakan perahu karet yang telah disediakan.

Baca juga: Bocah yang Tenggelam di Kali Pesanggrahan Sejak Sabtu Lalu Belum Ditemukan

"Ibunya sudah di lapangan. Ibunya kemarin sempat pingsan, sekarang sudah sehat ikut nyari. Bapaknya bahkan ikut nyari tadi," kata dia.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Tim gabungan antara polisi dan petugas Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan sudah tiga hari menyusuri kali Pesanggrahan.

Bahkan pencarian sudah sampai ke pintu air Joglo.

Selama pencarian, Sukadi mengaku pihaknya terkendala beberapa hal.

"Kondisi kali yang dalam dan arus lumayan deras. Kedalaman kali kan di atas satu setengah meter," terang dia.

Walaupun belum ditemukan, pihaknya tetap akan melakukan pencarian tanpa batas waktu yang belum dipastikan.

"Sampai sekarang sih tetap komitmen harus ditemukan. Jadi tidak ditentukan hari," ucap Sukadi.

Sebelumnya, Muhammad Irsyad tenggelam karena terbawa arus di Kali Pesanggrahan pada Sabtu (1/2/2020) sore.

Dia tenggelam saat sedang berenang dengan teman-temanya. Tiga teman Irsyad berhasil naik kedaratan kala itu. 

Namun Irsyad tidak berhasil naik ke atas kali lantara terbawa arus yang deras.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Brigadir RAT yang Bunuh Diri di Mampang

Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Brigadir RAT yang Bunuh Diri di Mampang

Megapolitan
Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Bunuh Diri Minta Publik Tak Berasumsi

Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Bunuh Diri Minta Publik Tak Berasumsi

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Telah Dibawa Pihak Keluarga dari RS Polri Kramat Jati

Jenazah Brigadir RAT Telah Dibawa Pihak Keluarga dari RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Megapolitan
Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Megapolitan
Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Megapolitan
Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Megapolitan
Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Megapolitan
Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Megapolitan
Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Megapolitan
Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com