MA Resmikan Ruang Sidang Modern Berbasis Teknologi Pertama di Indonesia di Bogor

Kompas.com - 07/02/2020, 18:19 WIB
Mahkamah Agung RI meresmikan ruang persidangan modern berbasis teknologi informasi di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B, Kota Bogor, Jumat (7/2/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHMahkamah Agung RI meresmikan ruang persidangan modern berbasis teknologi informasi di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B, Kota Bogor, Jumat (7/2/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Mahkamah Agung (MA) RI meresmikan ruang persidangan modern berbasis teknologi informasi di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B, Kota Bogor, Jumat (7/2/2020).

Ruang persidangan modern itu diklaim merupakan yang pertama dan satu-satunya sejauh ini di Indonesia karena telah dilengkapi dengan perangkat dan fitur digital.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Prim Haryadi mengatakan, keunggulan ruang persidangan modern itu adalah mampu mendukung pelaksanaan persidangan elektronik (e-litigasi).

Keunggulan lainnya adalah mampu mendukung pelaksanaan acara pemeriksaan saksi atau ahli dengan menggunakan fitur video conference multi user.

Baca juga: Museum Mahkamah Agung Diresmikan, Pembuatannya Telan Anggaran Rp 19 Miliar

"Ini kan bisa dengan video juga, bisa teleconference. Intinya, inovasi peradilan modern ini dapat mempermudah majelis hakim maupun pihak terdakwa dan kuasa hukum saat menggelar persidangan karena menggunakan teknologi digital," ucap Prim.

Dia menambahkan, keunggulan lain dari inovasi itu adalah mampu menciptakan arsip digital berupa file, audio, visual, hasil rekaman selama proses persidangan secara real time dengan fitur live recording dan didukung fitur live streaming yang terintegrasi dengan jaringan internet.

Prim melanjutkan, ruang persidangan modern ini juga dilengkapi dengan perangkat visualiser. Perangkat itu bisa menampilkan barang bukti lebih jelas dan bisa dapat digunakan saat proses pemeriksaan saksi atau ahli secara jarak jauh.

"Diharapkan ruang persidangan modern ini mampu memberikan peradilan yang cepat bagi masyarakat serta dapat menjadi pilot project kepada pengadilan negeri lainnya di Indonesia," ujar dia.

Baca juga: Serba-serbi Gugatan Bekasi terhadap Peraturan Jokowi di Mahkamah Agung

Sementara itu, Kepala Pengadilan Negeri Kota Bogor Ridwan menjelaskan, ruang sidang peradilan modern itu dapat memberikan kesempatan kepada saksi persidangan yang tidak bisa hadir untuk mengikuti sidang melalui teleconference.

Terkait aturan hukumnya, lanjut Ridwan, PN Kota Bogor tengah berkordinasi dengan Mahkamah Agung untuk mengatur regulasinya.

Yang pasti, kata dia, inovasi itu untuk mendukung proses peradilan yang cepat dan akurat.

"Kami masih konsultasi ke Mahkamah Agung bagaimana regulasi selanjutnya. Inovasi ini untuk mendukung agar persidangan lebih efisien," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

Megapolitan
Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

Megapolitan
Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Megapolitan
Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

Megapolitan
Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

Megapolitan
Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

Megapolitan
Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

Megapolitan
Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

Megapolitan
Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Megapolitan
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Megapolitan
Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X