Kompas.com - 12/02/2020, 09:56 WIB
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya,  Rabu (20/11/2019). Dia diperiksa terkait laporan kasus meme meme Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyerupai karakter film Joker. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiDosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (20/11/2019). Dia diperiksa terkait laporan kasus meme meme Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyerupai karakter film Joker.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan terhadap organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI).

Dalam foto laporan polisi yang diterima Kompas.com, Ade dilaporkan oleh seseorang bernama Hermab Dzarkasih.

Laporan itu terdaftar dalam nomor laporan LP/932/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 11 Februari 2020. Adanya laporan itu dibenarkan oleh pengacara Herman, Aziz Yanuar.

"Iya benar, (Herman) telah melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya kemarin," kata Aziz saat dikonfirmasi, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Polisi Gelar Perkara Kasus Unggahan Meme Anies Baswedan Oleh Ade Armando

Aziz mengungkapkan, laporan itu dibuat karena pernyataan Ade dalam sebuah rekaman video di akun Youtube Realita TV yang diduga menghina FPI.

"Ade dilaporkan karena telah menghina FPI," ujar Aziz.

Dalam laporannya, Aziz melampirkan sejumlah barang bukti, di antaranya transkip pernyataan Ade tentang FPI dan CD yang berisi video berisi pernyataan Ade.

Pasal yang disangkakan dalam laporan itu adalah Pasal 156 KUHP tentang Penghinaan terhadap Suatu atau Beberapa Golongan Rakyat Indonesia.

Kompas.com mencoba menelusuri video yang diunggah akun Realita TV itu. Video itu masih dapat diakses melalui laman Youtube.

Dalam video yang diunggah pada 3 Februari 2020 itu, Ade Armando bersama Rocky Gerung diundang sebagai narasumber. Pada rekaman video itu, Ade melontarkan tanggapannya tentang FPI.

Ade bukan kali ini saja dilaporkan ke polisi. Tahun 2019, anggota DPR RI Fahira Idris melaporkan Ade Armando karena mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah dimodifikasi menjadi mirip Joker.

Ade dilaporkan atas dugaan perubahan terhadap bentuk dokumen dan atau informasi elektronik atas foto Anies.

Ade disangkakan dengan Pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangerang: Buat SIKM Gratis, Lapor Kalau Ada Oknum

Wali Kota Tangerang: Buat SIKM Gratis, Lapor Kalau Ada Oknum

Megapolitan
Instruksi Sekda DKI: SIKM Jakarta Diterbitkan Paling Lama 3 Jam Setelah Diajukan Pemohon

Instruksi Sekda DKI: SIKM Jakarta Diterbitkan Paling Lama 3 Jam Setelah Diajukan Pemohon

Megapolitan
Warga Bisa Keluar Masuk Tangsel Tanpa Syarat Apapun Selama Larangan Mudik

Warga Bisa Keluar Masuk Tangsel Tanpa Syarat Apapun Selama Larangan Mudik

Megapolitan
Akal-akalan Pemudik demi Lolos Penyekatan: Naik Truk Sayur dan Ambulans hingga Terobos Pembatas Tol

Akal-akalan Pemudik demi Lolos Penyekatan: Naik Truk Sayur dan Ambulans hingga Terobos Pembatas Tol

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Nilai Penerapan Larangan Mudik di Jabodetabek Terlambat

Wali Kota Tangsel Nilai Penerapan Larangan Mudik di Jabodetabek Terlambat

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Berangkat Kerja dari Bodetabek ke Jakarta Harus Ada Surat Tugas Kantor

Kasatpol PP DKI: Berangkat Kerja dari Bodetabek ke Jakarta Harus Ada Surat Tugas Kantor

Megapolitan
Jadi Syarat Keluar Masuk Jakarta Saat Larangan Mudik, Begini Bentuk SIKM

Jadi Syarat Keluar Masuk Jakarta Saat Larangan Mudik, Begini Bentuk SIKM

Megapolitan
Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara Alex Ahmad Hadi Mundur dari Jabatannya

Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara Alex Ahmad Hadi Mundur dari Jabatannya

Megapolitan
Derita Pemijat Tunanetra di Masa Pandemi Covid-19, Kadang-kadang Tak Ada Pasien Sampai 10 Hari

Derita Pemijat Tunanetra di Masa Pandemi Covid-19, Kadang-kadang Tak Ada Pasien Sampai 10 Hari

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Pembacok Pemuda di Cibubur yang Videonya Viral di Media Sosial

Polisi Tangkap 4 Pembacok Pemuda di Cibubur yang Videonya Viral di Media Sosial

Megapolitan
Polisi: Ketua Arisan Lebaran di Bekasi Sebut Uang Rp 950 Juta Hilang Saat Akan Dibagikan

Polisi: Ketua Arisan Lebaran di Bekasi Sebut Uang Rp 950 Juta Hilang Saat Akan Dibagikan

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Banyak Warga Bingung Ketentuan Pemberlakuan SIKM

Anggota DPRD DKI: Banyak Warga Bingung Ketentuan Pemberlakuan SIKM

Megapolitan
Aturan Larangan Mudik Lintas Jabodetabek: Pusat Berubah-ubah, Kepala Daerah Bingung

Aturan Larangan Mudik Lintas Jabodetabek: Pusat Berubah-ubah, Kepala Daerah Bingung

Megapolitan
Sejarah Jakarta Islamic Centre: Eks Kramat Tunggak, Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara pada Masanya

Sejarah Jakarta Islamic Centre: Eks Kramat Tunggak, Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara pada Masanya

Megapolitan
Pengajuan Penangguhan Penahanan Rizieq Shihab, Keluarga dan Kuasa Hukum Jadi Penjamin

Pengajuan Penangguhan Penahanan Rizieq Shihab, Keluarga dan Kuasa Hukum Jadi Penjamin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X