Kompas.com - 20/02/2020, 11:35 WIB
Sejumlah warga melintasi genangan banjir yang merendam wilayah Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2020). Luapan air kali ciliwung tersebut merendam pemukiman padat penduduk hingga ketinggian 2 meter. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSejumlah warga melintasi genangan banjir yang merendam wilayah Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2020). Luapan air kali ciliwung tersebut merendam pemukiman padat penduduk hingga ketinggian 2 meter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Kamis (20/2/2020) pagi, menyiarkan peringatan dini bencana banjir kepada warga sekitar bantaran sungai.

Peringatan dini itu disampaikan menyusul naiknya tinggi muka air di Pos Pantau Pesanggrahan hingga 165 cm atau status Siaga III. Pos Pantau Depok juga berstatus siaga dua karena ketinggian muka air mencapai 285 sentimeter pada pukul 08.45 WIB.

Akun Twitter BPBD di DKI Jakarta, Kamis, menyebutkan peringatan status kenaikan tinggi muka air di Pos Pantau Pesanggrahan tersebut tercatat pada Kamis pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Sirene Peringatan Dini Banjir Dipasang di Cipinang Melayu

Cuaca di Pos Pantau Pesanggrahan juga dilaporkan gerimis, sehingga besar kemungkinan tinggi muka air akan bertambah naik dan menimbulkan ancaman banjir bagi warga bantaran sungai di Jakarta.

Tim BPBD DKI telah memberikan info melalui Disaster Early Warning System (DEWS) kepada warga bantaran kali terkait kenaikan tinggi muka air di Pos Pantau Pesanggrahan.

Warga di sekitar bantaran Kali Pesanggarahan diminta untuk antisipasi 4,5 jam ke depan, air akan mencapai Pintu Air Cengkareng Drain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka yang berada di kawasan Cipulir, Kedoya Utara, Jelambar, Jelambar Baru, Kedoya Selatan, Tanjung Duren Utara, Kapuk Muara, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Pesanggrahan, Duri Kepa, Wijaya Kusuma, Ulujami, Kelapa Dua, Rawa Buaya, Kembangan Utara dan Kembangan Selatan diminta mewaspadai potensi banjir.

BPBD DKI Jakarta, Kamis pagi, juga menyebutkan Pos Pantau Depok berstatus siaga dua karena ketinggian muka air 285 sentimeter pada pukul 08.45 WIB.

Baca juga: BPBD DKI Siarkan Peringatan Dini Banjir, Warga Sekitar Bantaran Sungai agar Waspada

Karena itu, BPBD DKI Jakarta meminta sejumlah wilayah, utamanya bagi warga di sekitar lintasan Kali Ciliwung, untuk mengantisipasi potensi bahaya banjir dalam 6-9 jam ke depan.

Sejumlah wilayah yang diwajibkan waspada di antaranya Srengseng Sawah, Pejaten Timur, Rawa Jati, Bale Kambang, Pengadegan, Cikoko, Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

BPBD DKI juga mencatat cuaca hujan dan gerimis melanda hampir seluruh wilayah di Jakarta sejak Rabu menjelang tengah malam hingga Kamis pagi.

Sementara itu Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat tinggi muka air Pantai Ancol Marina juga telah memasuki status Siaga III pada 09.00 WIB. Di Pasar Ikan tinggi muka air juga telah memasuki status dua pada pukul 09.00 WIB.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
Crowd Free Night di Tangsel Akhir Pekan Ini, Kendaraan yang Melintas Diputar Balik

Crowd Free Night di Tangsel Akhir Pekan Ini, Kendaraan yang Melintas Diputar Balik

Megapolitan
Aksi Tukang Tambal Ban Cari Untung, Tebar Ranjau Paku lalu Naikkan Harga Ban Dalam Motor 3 Kali Lipat

Aksi Tukang Tambal Ban Cari Untung, Tebar Ranjau Paku lalu Naikkan Harga Ban Dalam Motor 3 Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Megapolitan
Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Megapolitan
Bukan Klaster Sekolah, Ini Penjelasan Dinkes DKI soal 2 Siswa SDN 03 Klender Positif Covid-19

Bukan Klaster Sekolah, Ini Penjelasan Dinkes DKI soal 2 Siswa SDN 03 Klender Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.