Anak yang Tewas Terseret Arus Kali Pondok Maharta akan Dimakamkan di Blitar

Kompas.com - 26/02/2020, 12:27 WIB
Suasana rumah Desta di Jalan Pondok Kacang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (26/2/2020). Desta merupakan salah satu dari dua korban hanyut terseret arus saat berenang ditengah banjir di kali Perumahan Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangsel. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSuasana rumah Desta di Jalan Pondok Kacang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (26/2/2020). Desta merupakan salah satu dari dua korban hanyut terseret arus saat berenang ditengah banjir di kali Perumahan Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangsel.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Desta (12), satu dari dua anak yang hilang terbawa arus saat berenang ditengah banjir di kali Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang Tumur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, telah ditemukan.

Korban ditemukan tewas di perlintasan kali Graha Raya, Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020) pagi.

Paman Korban, Adi mengatakan, setelah dishalatkan, korban akan dimakamkan di kampung halamannya di Blitar, Jawa Timur.

Baca juga: Terpleset Saat Lihat Kali Cakung yang Deras, Pemuda di Bekasi Hilang Terbawa Arus

"Setelah dishalatkan, almarhum akan dibawa ke kampung bapaknya di Blitar," kata Adi saat ditemui di lokasi, Rabu.

Menurut Adi, pemakaman korban di kampung halaman sesuai permintaan dari keluarga.

"Si Desta ini anak kedua dari dua bersaudara. Bapaknya orang Blitar, ibunya orang Pemalang. Permintaan keluarga dikunurkan disana (Blitar)," ucap dia.

Sebelumnya, dua anak bernama Desta dan Nazar hanyut terbawa arus saat berenang di kali Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020).

Salah satu rekan para korban, Fauzan mengatakan, peristiwa hanyutnya dua temannya itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu, kedua rekan Fauzan sedang berenang di kali setelah banjir di wilayah Perumahan Pondok Maharta.

"Saat itu sendal teman saya hanyut. Satu ngambil, ternyata pada ikutan ngambil. Tapi malah terbawa arus," kata Fauzan saat ditemui di lokasi.

Saat itu, kata Fauzan, kedua rekannya langsung menghilang terbawa derasnya arus air kali.

Baca juga: Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Sedangkan, dua teman lainnya yang bernama Agus dan Rian berhasil selamat setelah ditolong oleh warga setempat.

"Temen saya ditolongin sama bapak-bapak yang lagi liat-liat kali itu. Sedangkan dua orang lagi enggak tahu kemana," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Firli Bahuri: Jumat Tengah Malam, KPK Tangkap Tangan Pelaku Korupsi di Sulsel

Firli Bahuri: Jumat Tengah Malam, KPK Tangkap Tangan Pelaku Korupsi di Sulsel

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

Megapolitan
TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

Megapolitan
Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

Megapolitan
Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

Megapolitan
Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Megapolitan
Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Megapolitan
Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Megapolitan
Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Megapolitan
Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

Megapolitan
Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X