Baru Diperbaiki, Tembok Pembatas Universitas Borobudur Ambruk Lagi Diterjang Banjir

Kompas.com - 27/02/2020, 06:01 WIB
Tembok pembatas lahan Universitas Borobudur yang ambruk di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020). Tribun Jakarta/Bima PutraTembok pembatas lahan Universitas Borobudur yang ambruk di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir luapan Kali Sunter, Jakarta, pada Selasa (25/2/2020), yang mencapai ketinggian 3,5 tak hanya memaksa ribuan warga Kelurahan Cipinang Melayu mengungsi.

Ketua RW 04 Irwan Kurniadi mengatakan, banjir membuat tembok pembatas lahan Universitas Borobudur di Jalan Haji Nurul Iman ambruk.

"Ambruknya sekira pukul 05.00 WIB pas banjir, tapi enggak ada korban. Ini tembok pembatas aset lahan Universitas Borobudur," kata Irwan di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (26/2/2020), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Baca juga: Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Padahal tembok tersebut baru saja diperbaiki setelah ambruk saat banjir 1 Januari 2020 lalu.

Tembok dengan tinggi sekitar 1,5 dan panjang 50 meter ambruk serta puingnya menghalangi akses Jalan Haji Nurul Iman.

"Jadi baru 1,5 bulan diperbaiki temboknya ambruk lagi. Lokasi tembok yang ambruk pas tanggal 1 Januari dengan sekarang sama," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Irwan  mengaku sudah melaporkan ambruknya tembok ke pihak Universitas Borobudur.

Dalam waktu dekat puing bakal diangkat dan diperbaiki agar tak mengganggu akses Jalan Haji Nurul Iman.

"Sudah saya laporkan ke pihak Universitas Borobudur. Kalau untuk dampak ambruknya tembok sih cuman ganggu akses jalan saja," tuturnya. (Bima Putra)

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Diterjang Banjir, Tembok Pembatas Universitas Borobudur di Cipinang Melayu Ambruk."



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.