Kompas.com - 16/03/2020, 18:39 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANJuru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.


JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, virus corona cukup rapuh apabila terkena detergen.

"Karena kita tahu bahwa virus ini bungkusnya, envelope-nya, sangat rapuh jika terkena detergen," kata Yuri, dikutip dalam siaran langsung jumpa pers yang ditayangkan KompasTV, Senin (16/3/2020).

Yuri mengungkap, pembungkus virus corona akan pecah saat terkena deterjen. Setelah bungkusannya pecah, virus tersebut akan mati.

Baca juga: Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Pasien Terinfeksi Virus Corona di PGC

Oleh karena itu, ia menghimbau untuk setiap orang segera mencuci peralatan makannya dengan menggunakan detergen untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2).

"Gunakan alat makan yang terpisah, bukan berarti sekali pakai buang, tidak. Silakan pakai lagi tapi yakinkan setelah dipakai dicuci dengan sabun," ucap Yuri.

Ia juga meminta kepada siapa pun yang memiliki riwayat kontak dengan pasien postif Covid-19 tetapi tak memiliki gejala agar melakukan isolasi diri secara mandiri (self isolation) di rumah masing-masing selama 14 hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beri jarak minimal satu meter apabila harus kontak dengan keluarga agar terhindar dari percikan ludah yang merupakan sarana terbesar penularan virus corona.

Adapun hingga kemarin total ada 117 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 104 orang dalam perawatan intensif, 8 dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia.

Baca juga: [UPDATE] 6 Pasien Covid-19 di RSUP Persahabatan Dinyatakan Sembuh



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Dibuka, PPDB di SDN 03 Tanah Tinggi Kota Tangerang Sepi Pendaftar

Hari Pertama Dibuka, PPDB di SDN 03 Tanah Tinggi Kota Tangerang Sepi Pendaftar

Megapolitan
Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Anji Disebut Kooperatif

Diperiksa Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Anji Disebut Kooperatif

Megapolitan
Anji Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Mapolres Jakarta Barat

Anji Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Mapolres Jakarta Barat

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Tembus 5.000 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Ombudsman: Ketidakmampuan Provider Jadi Kendala dalam PPDB DKI Jakarta 2021

Ombudsman: Ketidakmampuan Provider Jadi Kendala dalam PPDB DKI Jakarta 2021

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Tergantung di Gardu Listrik Kebayoran Lama

Mayat Pria Tanpa Identitas Tergantung di Gardu Listrik Kebayoran Lama

Megapolitan
Penyelundupan Harley dan Brompton, Eks Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Divonis Senin Ini

Penyelundupan Harley dan Brompton, Eks Bos Garuda Indonesia Ari Askhara Divonis Senin Ini

Megapolitan
Anies: Kita Sedang Berhadapan Varian Baru Covid-19 yang Efek Sebarnya Lebih Luas

Anies: Kita Sedang Berhadapan Varian Baru Covid-19 yang Efek Sebarnya Lebih Luas

Megapolitan
Covid-19 Jakarta Melonjak, Anies Minta Perkantoran Perketat WFH 50 Persen

Covid-19 Jakarta Melonjak, Anies Minta Perkantoran Perketat WFH 50 Persen

Megapolitan
RPTRA di Jakpus Jadi Lokasi Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas

RPTRA di Jakpus Jadi Lokasi Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Hari Ini, Jaksa Tanggapi Pleidoi Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Usap di RS Ummi

Hari Ini, Jaksa Tanggapi Pleidoi Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Usap di RS Ummi

Megapolitan
Lapor Diri PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Ditutup Siang Ini

Lapor Diri PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Ditutup Siang Ini

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus Covid-19 di Tangsel, 352 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus Covid-19 di Tangsel, 352 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Rekam Jejak dan Ragam Kontroversi Anji yang Ditangkap Terkait Narkoba

Rekam Jejak dan Ragam Kontroversi Anji yang Ditangkap Terkait Narkoba

Megapolitan
Klaster Resepsi dan Arisan di Kota Bekasi Bertambah, 47 Warga dalam 1 RT Positif Covid-19

Klaster Resepsi dan Arisan di Kota Bekasi Bertambah, 47 Warga dalam 1 RT Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X