Bima Arya Positif Covid-19, Dinkes Bogor Telusuri Orang yang Sempat Kontak Dengannya

Kompas.com - 20/03/2020, 16:19 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya mengumumkan dirinya positif terkena virus corona melalui akun instagramnya, Jumat (20/3/2020). Tangkapan layar dari akun @bimaaryasugiartoWali Kota Bogor Bima Arya mengumumkan dirinya positif terkena virus corona melalui akun instagramnya, Jumat (20/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya telah dinyatakan positif Covid-19. Atas dasar itu, Dinas Kesehatan Kota Bogor memeriksa beberapa pihak yang sempat berinteraksi dengan Bima Arya.

Dalam keterangan persnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan Bima Arya sempat melakukan kegiatan bersama Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB).

"Penelusuran pada orang orang yang kontak dengan Wali Kota pada beberapa kegiatan. Pertama GPIB pada 26 Februari, keadaan panitia dalam keadaan sehat," kata Sri dalam keterangan persnya, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Selain Bima Arya, Satu Pejabat PNS Juga Diisolasi di RSUD Kota Bogor

Kedua, Bima Arya sempat terlibat dalam acara Bogor Half Maraton pada 6 sampai 7 Maret 2020.

"Road to BHM di Sukabumi 6-7 Maret. Wali Kota Sukabumi dan semua team lari di Sukabumi dan BHM dalam keadaan sehat," terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, Bima Arya diketahui melakukan kunjungan kerja keluar negeri. Beberapa kunjungan yang sempat dia lakukan yakni ke negara Azerbaijan dan Turki.

"(Untuk) Turki sampai tadi malam sebagian menyatakan keadaan sehat, hari ini akan dipastikan lebih lanjut," terang dia.

"Azerbaijan sedang dalam penelusuran, akan kami update info selanjutnya. Semua yang terdata sudah dalam pemantauan Dinkes dan saat ini menjalani self isolation di rumah masing masing. Test COVID akan dilakukan sesuai indikasi," tambah Retno.

Baca juga: Setelah Dinyatakan Positif Corona, Bima Arya Imbau Warga Bogor Tak Bepergian dan Jaga Kesehatan

Namun dari semua pengecekan tersebut, pihaknya belum bisa memastikan di mana Bima Arya terkena virus Corona.

Pihaknya memastikan akan meningkatkan persiapan dari segi penanggulangan penyebaran virus corona. Pasalnya penyebaran virus corona sudah dianggap sebagai Kejadian Luar Biasa.

"Untuk langkah selanjutnya Dinkes akan fokus pada penyiapan pelayanan kesehatan, untuk mengantisipasi kenaikan kasus," terang dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Megapolitan
Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X