Imbas Wabah Virus Corona, KA Pariwisata Batalkan 22 Jadwal Perjalanan

Kompas.com - 21/03/2020, 21:18 WIB
Kursi di Kereta Api Pariwisata yang digunakan Jokowi saat kunjungan kerja ke Sukabumi, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinKursi di Kereta Api Pariwisata yang digunakan Jokowi saat kunjungan kerja ke Sukabumi, Sabtu (7/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) membatalkan 22 jadwal perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority. Pembatalan ini dimulai tanggal pada Sabut (21/3/2020) ini hingga 31 Maret 2020.

Manager Humas Kawisata Ilud Siregar mengatakan, untuk sementara waktu perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority dibatalkan guna mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan Kereta Wisata Tipe Priority dengan adanya pembatalan tersebut," kata Ilud saat dalam keterangannya, Sabtu.

Baca juga: Cegah Virus Corona, KA Pariwisata Sediakan Masker dan Hand Sanitizer di Kereta Wisata

Ilud menambahkan, para pelanggan yang sudah membeli tiket dan tidak berkenan pindah ke kereta api kelas eksekutif dapat mengajukan full refund atau pengembalian bea 100 persen.

Sementara, bagi pelanggan yang tetap menginginkan keberangkatan pada tanggal yang sama sesuai dengan tiket yang sudah dibeli, bisa menukar tiketnya menjadi tiket kereta api kelas eksekutif ke customer service di stasiun keberangkatan dan memproses pengembalian selisih dari biaya tiket yang sudah dibeli sebelumnya.

Adapun ketentuan pengembalian bea sebagai berikut:

1. Apabila penumpang membatalkan perjalanannya di stasiun keberangkatan penumpang karena menolak menggunakan sarana kereta pengganti, maka bea tiket dikembalikan 100 persen di luar bea pesan.

2. Apabila penumpang tetap berangkat menggunakan sarana kereta pengganti dan kelas pelayanannya lebih rendah, maka bea tiket dikembalikan dengan perhitungan tarif tiket kelas Priority dikurangi dengan tarif subclass tertinggi pada sarana pengganti sesuai dengan relasi tiket penumpang diluar bea pesan.

Berikut di bawah ini 22 jadwal perjalanan Kereta Wisata Tipe Priority yang di batalkan perjalanannya :

1. Argo Parahyangan Priority (KA 37A), relasi Bandung-Gambir, keberangkatan jam 04.55 WIB.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Megapolitan
Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X