Mulai Hari Ini, Transjakarta, MRT, LRT, dan KRL Hanya Beroperasi Pukul 06.00 hingga 20.00 WIB

Kompas.com - 23/03/2020, 07:28 WIB
Suasana keramaian penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020). Mulai Kamis (13/2/2020), malam hari dilakukan rekayasa pola operasi KRL hingga tanggal 23 Februari mendatang hal tersebut sebabkan penumpukan penumpang. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSuasana keramaian penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020). Mulai Kamis (13/2/2020), malam hari dilakukan rekayasa pola operasi KRL hingga tanggal 23 Februari mendatang hal tersebut sebabkan penumpukan penumpang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas merebaknya virus corona (Covid-19), sejumlah kegiatan dan aktivitas masyarakat dibatasi.

Begitu pun dengan pelayanan operasional moda transportasi yang turut dibatasi oleh pemerintah.

Pembatasan berlaku untuk moda transportasi milik badan usaha milik daerah, seperti bus transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.

Terakhir, diinformasikan bahwa KRL juga dibatasi jam operasionalnya.

Baca juga: Jam Operasional Transjakarta, MRT, LRT Kembali Normal, tapi Penumpang Dibatasi

Terhitung mulai Senin (23/3/2020), keempat moda transportasi tersebut hanya beroperasi dari pukul 06.00 hingga 20.00 WIB.

Gunakan MRT hanya jika mendesak

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, jam operasional akan diperpendek, baik pagi maupun malam hari, mulai Senin (23/3/2020).

"Mulai hari Senin 23 Maret 2020, jam operasi MRT akan disesuaikan mulai jam 06.00 pagi sampai dengan jam 20.00 WIB," ucap William dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020).

Headway atau jarak antarkereta bakal tetap diberlakukan lima menit pada jam-jam sibuk.

"Headway akan tetap kami pertahankan pada jam sibuk dari jam 07.00 WIB sampai jam 09.00 lima menit, dan jam 17.00 sampai 19.00 lima menit. Pada jam di luar itu akan 10 menit sambil melihat perkembangan selanjutnya," tutur dia.

Baca juga: Penumpang MRT Diimbau Jaga Jarak Minimal 1 Meter dengan Penumpang Lain

William meminta agar masyarakat yang tak berkepentingan untuk tidak pergi ke luar rumah atau jalan-jalan.

Menurut dia, MRT hanya digunakan jika ada hal-hal yang sangat mendesak.

"Biasanya kami mendorong orang naik MRT, namun sehubungan dengan pandemi corona, kami mohon agar MRT hanya digunakan untuk hal-hal sangat mendesak sehubungan dengan potensi keterpaparan corona virus ini besar di fasilitas umum, termasuk di transportasi publik," tambah William.

Transjakarta tiadakan angkutan malam

Pelaksana Tugas (Plt) PT Transjakarta Yoga Adiwinarto mengatakan bahwa operasional bus transjakarta dimulai pukul 06.00 dan berakhir pada 20.00 WIB.

Ia menuturkan, untuk angkutan malam hari atau Amari juga akan ditiadakan oleh PT Transjakarta.

"Jadi pelanggan terakhir untuk masuk halte jam 20.00 WIB. Namun, setelah di dalam halte, kami akan pastikan seluruh pelanggan kami akan terangkut. Angkutan malam hari kami tiadakan per hari Senin," kata dia.

Sementara itu, kapasitas setiap bus juga dibatasi, yaitu untuk bus gandeng atau bus articulated, dari 150 jadi 60 pelanggan dalam satu bus.

Baca juga: Senin, Transjakarta Beroperasi Pukul 06.00-20.00, Angkutan Malam Ditiadakan

Kemudian, bus single hanya akan ada 30 pelanggan dalam satu bus.

"Kami mengimbau para pelanggan untuk memastikan untuk duduk di jarak antara satu kursi, lalu juga untuk berdiri di halte dan juga di bus, jaraknya adalah sepanjang satu lengan atau lencang depan atau kanan," imbau Yoga.

"Headway" LRT Jakarta tak berubah

Meski dibatasi jam operasionalnya seperti angkutan lain, headway LRT Jakarta tetap normal, yaitu 10 menit.

General Manager Corporate Secretary PT LRT Jakarta Arnold Kindangen menuturkan, pencegahan penyebaran Covid-19 di area LRT Jakarta tetap menekankan pada social distancing atau menjaga jarak aman antarpenumpang pada saat antre, di dalam lift, serta di dalam kereta.

LRT Jakarta juga meggencarkan upaya perlindungan diri dengan selalu mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Selain menjaga ketersediaan hand sanitizer dan masker bagi yang membutuhkan, kini LRT Jakarta sudah menyiapkan tempat cuci tangan yang bekerja sama dengan PAM Jaya untuk penumpang yang akan masuk dan keluar dari stasiun.

Baca juga: Berlakukan Social Distancing, Jadwal LRT Palembang Dipangkas

Fasilitas ini pun bisa dimanfaatkan bagi warga yang melintasi area stasiun untuk menjaga kebersihan diri dengan memperbanyak cuci tangan menggunakan sabun.

"Kami mengajak masyarakat untuk menjaga social distancing, menghindari keluar rumah apabila tidak mendesak, serta menjaga kebersihan diri dalam upaya preventif penyebaran Covid-19 yang masif dan bersama-sama mendoakan semoga para pejuang medis kita diberikan kekuatan dan ujian wabah ini lekas berlalu," kata dia.

Jumlah perjalanan KRL berkurang 276

Pembatasan operasi juga berlaku untuk KRL di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan, keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

"Maka, operasional KRL juga akan menyesuaikan dengan layanan transportasi Jakarta, yaitu akan beroperasi mulai jam 06.00 sampai 20.00 WIB," ucap Syafrin.

Baca juga: KRL Beroperasi Pukul 06.00-20.00 Mulai Besok, Headway Jadi 10-30 Menit

Selain jam operasional yang dibatasi, jumlah perjalanan KRL akan dikurangi sebanyak 276 KRL dari 991 KRL per hari atau sekitar 28 persen menjadi 715 KRL per hari.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Fakta ASN Positif Covid-19 di Kantor Kemenkumham

Ini Fakta ASN Positif Covid-19 di Kantor Kemenkumham

Megapolitan
Pemprov DKI Akui Dana Insentif Petugas Pemakaman Covid-19 DKI Masih Proses Pencairan

Pemprov DKI Akui Dana Insentif Petugas Pemakaman Covid-19 DKI Masih Proses Pencairan

Megapolitan
Ini Titik Paling Rawan Ranjau Paku di Jalan Protokol Wilayah Jakarta

Ini Titik Paling Rawan Ranjau Paku di Jalan Protokol Wilayah Jakarta

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 12 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 1 Pasien Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 12 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
[UPDATE] Daftar 22 Kelurahan Zona Merah Covid-19 di Depok Saat Ini

[UPDATE] Daftar 22 Kelurahan Zona Merah Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
Jalan Protokol di Jakarta Masih Rawan Ancaman Ranjau Paku

Jalan Protokol di Jakarta Masih Rawan Ancaman Ranjau Paku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Kemungkinan Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Kemungkinan Hujan Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 12 Agustus: 8 Pasien Baru, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 655

UPDATE 12 Agustus: 8 Pasien Baru, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 655

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Temukan Hewan Laut yang Terdampak Pencemaran di Pulau Pari

Pemprov DKI Belum Temukan Hewan Laut yang Terdampak Pencemaran di Pulau Pari

Megapolitan
Akibat Layang-layang, Garuda Indonesia Keluarkan 4.000 Dollar AS untuk Perbaiki Kerusakan Pesawat

Akibat Layang-layang, Garuda Indonesia Keluarkan 4.000 Dollar AS untuk Perbaiki Kerusakan Pesawat

Megapolitan
Tak Ada Seleksi, 24 Paskibraka yang Bertugas di Jakut Diambil dari Tim Tahun Lalu

Tak Ada Seleksi, 24 Paskibraka yang Bertugas di Jakut Diambil dari Tim Tahun Lalu

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga untuk Cegah Covid-19, Hadiahnya Pembangunan Senilai Rp 1 M

Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga untuk Cegah Covid-19, Hadiahnya Pembangunan Senilai Rp 1 M

Megapolitan
Jika PSBB Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan di 3 Tempat Ini

Jika PSBB Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan di 3 Tempat Ini

Megapolitan
Hari Kedua Pembersihan Pulau Pari, Petugas Kumpulkan 110 Kantong Gumpalan Minyak

Hari Kedua Pembersihan Pulau Pari, Petugas Kumpulkan 110 Kantong Gumpalan Minyak

Megapolitan
Sekretaris Rencanakan Pembunuhan Bos Roti Asal Taiwan Setelah Santet Tak Mempan

Sekretaris Rencanakan Pembunuhan Bos Roti Asal Taiwan Setelah Santet Tak Mempan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X