Kota Bogor Siap Berlakukan Karantina Wilayah jika Jakarta Lockdown

Kompas.com - 29/03/2020, 20:22 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat melakukan pertemuan membahas pembangunan stasiun akhir LRT Jabodebek, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat melakukan pertemuan membahas pembangunan stasiun akhir LRT Jabodebek, Senin (15/7/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan langkah untuk memberlakukan karantina wilayah untuk menekan persebaran virus corona.

Karantian wilayah ini juga dilakukan menyusul rencana pembahasan pemerintah pusat yang akan menerapkan lockdown di DKI Jakarta.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menegaskan, Pemkot Bogor pada dasarnya telah siap untuk melakukan karantina wilayah atau local lockdown untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Baca juga: Beredar Info Ada Penyekatan Jalan di Jaksel, Polisi Pastikan Belum Ada Penutupan

Namun, keputusan untuk melakukan karantina wilayah itu baru akan diterapkan jika DKI Jakarta terlebih dahulu memberlakukannya.

"Kita (Pemkot Bogor) intinya siap untuk itu (lockdown). Mau sebulan, dua bulan, kita siap. Tapi itu tidak akan ada artinya kalau DKI tidak melakukan pembatasan-pembatasan yang signifikan," ucap Dedie, dalam video conference, Minggu (29/3/2020).

Dedie tak memungkiri, tingkat ketergantungan Kota dan Kabupaten Bogor dengan DKI Jakarta memang sangat tinggi.

Baca juga: Polisi Rancang Skema Penutupan Arus dari dan Menuju Jakarta jika Pemerintah Putuskan Lockdown

Hal itu, sambung Dedie, terlihat dari koneksi antar warga di wilayah Jabodetabek termasuk kepadatan arus lalu lintasnya.

Ia menjelaskan, yang menjadi catatan penting adalah DKI Jakarta saat ini menjadi episentrum penyebaran atau perluasan Covid-19.

Sebab itu, kata dia, pemerintah pusat dirasa perlu untuk melakukan pembatasan atau mengkarantina wilayah Jakarta.

"Jadi, saya dengan Ibu Bupati sepakat episentrumnya dulu diberesin. Kota dan Kabupaten Bogor akan menyesuaikan. Artinya, semua langkah harus terpadu semuanya, harus betul-betul kita koordinasikan dengan baik," sebut Dedie.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Truk di Tol Jatinegara, Pengendara Mobil Tewas, Penumpang Luka Berat

Tabrak Truk di Tol Jatinegara, Pengendara Mobil Tewas, Penumpang Luka Berat

Megapolitan
Korban Penembakan oleh Bripka CS yang Baik Hati hingga Tinggalkan 2 Balita Itu Kini Telah Berpulang...

Korban Penembakan oleh Bripka CS yang Baik Hati hingga Tinggalkan 2 Balita Itu Kini Telah Berpulang...

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sebut PSI Cari Panggung dengan Rencana Interpelasinya terhadap Anies

Pimpinan DPRD DKI Sebut PSI Cari Panggung dengan Rencana Interpelasinya terhadap Anies

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

Megapolitan
TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

Megapolitan
Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

Megapolitan
Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

Megapolitan
Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Megapolitan
Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Megapolitan
Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Megapolitan
Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Megapolitan
Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X