Pria Terkapar di Tama Dekat Kantor Wali Kota Jaktim, Warga Tak Berani Menolong

Kompas.com - 30/03/2020, 19:25 WIB
Seorang pria terkapar di sebuah taman, Jalan Dr. Sumarno, Cakung, Jakarta Timur, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (30/3/2020). Bidik Layar Instagram @info.forwatimSeorang pria terkapar di sebuah taman, Jalan Dr. Sumarno, Cakung, Jakarta Timur, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (30/3/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria tergeletak di sebuah taman, Jalan Dr. Sumarno, Cakung, Jakarta Timur, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (30/3/2020).

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @info.forwatim, pria yang memakai baju putih dan celana panjang itu tergeletak dan masih sadar.

Tak ada satu pun warga sekitar yang berani mendekati pria tersebut karena dikhawatirkan pria itu terinfeksi Covid-19.

"Tadi dicek suhu tubuhnya 41 derajat oleh petugas kesehatan," kata perekam video tersebut.

Baca juga: Suaranya Bergetar Sebut 283 Warga Dimakamkan, Anies: Itu Warga Kita yang Bulan Lalu Sehat

Beberapa saat kemudian, petugas kesehatan dari salah satu rumah sakit datang ke lokasi menggunakan ambulans.

Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), dua orang petugas membawa pria itu masuk ke dalam ambulans.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun kejadian itu dibenarkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan. Namun, dia tidak mengetahui secara pasti apakah pria itu terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Baca juga: Anies Minta Pusat Terapkan Karantina Wilayah di Jakarta, dengan Syarat...

"Tidak semua yang dilayani dengan APD lengkap adalah corona. APD lengkap dilakukan sebagai upaya proteksi diri untuk petugas," kata Indra saat dikonfirmasi, Senin.

Indra menambahkan, pria itu telah dibawa ke RSUD Budhi Asih untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

"Saat ini pasien sudah berada di UGD RSUD Budhi Asih. Terkait kondisinya, pihak RS yang lebih berkapasitas untuk menjawab," ujar Indra.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Megapolitan
Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Megapolitan
Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Megapolitan
Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Megapolitan
330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.