Sepi Penumpang, Sejumlah PO Bus di Terminal Kampung Rambutan Tutup

Kompas.com - 03/04/2020, 19:50 WIB
Suasana ruang tunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada H-8 Lebaran 
 atau Selasa (28/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana ruang tunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada H-8 Lebaran atau Selasa (28/5/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Kampung Rambutan terpaksa berhenti operasional atau tutup.

Hal itu disebabkan jumlah penumpang bus dalam dua pekan terakhir yang menurun drastis dari hari normal.

Lintong Nadapdap, salah satu pegawai PO Laju Prima mengatakan bahwa menurunnya jumlah penumpang terjadi karena masyarakat sudah banyak yang menghindari keramaian di tengah pandemu Covid-19.

"Ini bukan turun berapa persen lagi ini, ini drop, turun total, tidak ada penumpangnya sama sekali sudah dua minggu ini," kata Lintong di Terminal Kampung Rambutan, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Kampung Siaga Covid-19 di Depok Akan Bangun Lumbung Logistik Antisipasi Kondisi Darurat

Lintong menambahkan bahwa seluruh armada bus PO tempat dia bekerja pun sudah berada di pool bus dan tidak ada yang beroperasi lagi.

"Armada semuanya sudah di pool, masuk garasi semua," ujar Lintong.

Sementara itu, Mulyono, Koordinator Regu Dinas Perhubungan Terminal Rambutan mengatakan bahwa sejumlah PO bus banyak yang berhenti atau mengurangi operasionalnya.

Jumlah penumpang bus pun menurun drastis, yang pada hari normalnya berkisar 2.000-3.000 penumpang.

"Sampai sekarang sekitar 900 orang saja. Kita dari Dishub belum ada pembatasan operasional bus, cuman PO bus banyak yang mengurangi operasionalnya" ujar Mulyono.

Diketahui, berdasarkan data yang diterima hingga Jumat ini, total jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia, yakni 1.986 kasus.

Dari jumlah tersebut, 134 pasien sembuh dan 181 pasien meninggal dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X