Kompas.com - 05/04/2020, 12:10 WIB
Seorang warga menggunakan jembatan penyeberangan multiguna di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2020). Perumda Pasar Jaya memutuskan untuk menutup sementara Blok A, Blok B, dan Blok F dan hanya membuka Blok G, itu pun dibatasi hanya pedagang bahan pangan saja yang diperbolehkan berjualan. Penutupan sementara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSeorang warga menggunakan jembatan penyeberangan multiguna di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2020). Perumda Pasar Jaya memutuskan untuk menutup sementara Blok A, Blok B, dan Blok F dan hanya membuka Blok G, itu pun dibatasi hanya pedagang bahan pangan saja yang diperbolehkan berjualan. Penutupan sementara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan covid-19.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perumda Pasar Jaya akan kembali membuka Blok A, Blok B, Blok F, dan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai Senin (6/4/2020) besok.

Empat blok Pasar Tanah Abang tersebut ditutup sementara sejak 27 Maret lalu untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.

"Iya tanggal 6 (April) akan buka kembali," ujar Manager Bidang Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).

Baca juga: Cegah Covid-19, Pasar Tanah Abang Ditutup Sementara, Kecuali Blok G

Meskipun demikian, Perumda Pasar Jaya membatasi waktu operasional empat blok Pasar Tanah Abang tersebut. Empat blok pasar itu akan dibuka pada pukul 08.00-14.00 WIB.

Gatra berujar, Perumda Pasar Jaya akan membatasi pintu masuk pasar untuk mencegah membeludaknya pengunjung pasar. Dengan demikian, penyebaran virus corona tetap bisa dikendalikan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perumda Pasar Jaya juga akan menambah petugas keamanan apabila pengunjung Pasar Tanah Abang membeludak nantinya.

"Akses utama sudah coba kami batasi. Semua tim sudah kami briefing bahwa bila ada penumpukan massa, itu enggak boleh, harus dipecah," kata Gatra.

Baca juga: Pasar Tanah Abang Tutup untuk Cegah Corona, Satpol PP Tertibkan PKL yang Masih Jualan

Selama penutupan sementara, lanjut Gatra, Perumda Pasar Jaya membersihkan empat blok Pasar Tanah Abang tersebut dan melakukan disinfeksi.

"Kemarin saat kami off (tutup sementara), kami bersihkan segala macam, kami semprot disinfektan," ucapnya.

Perumda Pasar Jaya diketahui menutup sementara Blok A, Blok B, Blok F, dan Blok G Pasar Tanah Abang pada 27 Maret-5 April 2020.

Khusus untuk Blok G, Perumda Pasar Jaya tak menutup pasar secara keseluruhan. Perumda Pasar Jaya tetap mengizinkan pedagang bahan pangan untuk berjualan.

Baca juga: Cegah Corona, Baznas Semprot Disinfektan di Stasiun Tanah Abang



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IGD RSUD Bekasi Penuh, Pasien yang Hasil PCR Belum Keluar Menunggu di Tenda Darurat

IGD RSUD Bekasi Penuh, Pasien yang Hasil PCR Belum Keluar Menunggu di Tenda Darurat

Megapolitan
Komandan RS Wisma Atlet: Warning, Tersisa 723 Tempat Tidur

Komandan RS Wisma Atlet: Warning, Tersisa 723 Tempat Tidur

Megapolitan
PPKM di Jakarta Diperketat: Barbershop, Kolam Renang, hingga Bioskop Kembali Ditutup

PPKM di Jakarta Diperketat: Barbershop, Kolam Renang, hingga Bioskop Kembali Ditutup

Megapolitan
Vaksinasi Massal, 5.000 Orang Disuntik di Puspemkot Tangerang Hari Ini

Vaksinasi Massal, 5.000 Orang Disuntik di Puspemkot Tangerang Hari Ini

Megapolitan
Dilantik 2021, Masa Jabatan Idris-Imam di Depok Hanya sampai 2024 karena Pilkada Serentak

Dilantik 2021, Masa Jabatan Idris-Imam di Depok Hanya sampai 2024 karena Pilkada Serentak

Megapolitan
RSUD Kota Bekasi Penuh akibat Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkot Bangun Tenda Darurat

RSUD Kota Bekasi Penuh akibat Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkot Bangun Tenda Darurat

Megapolitan
PPKM Mikro Diperpanjang, Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni

PPKM Mikro Diperpanjang, Taman Impian Jaya Ancol Tutup Sementara Mulai 24 Juni

Megapolitan
Dinkes Tangerang Gelar Vaksinasi di 38 Puskesmas, Khusus untuk Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

Dinkes Tangerang Gelar Vaksinasi di 38 Puskesmas, Khusus untuk Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Perpanjangan PPKM Mikro DKI Jakarta: WFH Wajib 75 Persen, Ibadah Kembali di Rumah

Perpanjangan PPKM Mikro DKI Jakarta: WFH Wajib 75 Persen, Ibadah Kembali di Rumah

Megapolitan
Anies: Besar Kemungkinan Varian Baru Covid-19 Mudah Menularkan Anak-anak

Anies: Besar Kemungkinan Varian Baru Covid-19 Mudah Menularkan Anak-anak

Megapolitan
11 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Kelurahan Petogogan Di-lockdown

11 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Kelurahan Petogogan Di-lockdown

Megapolitan
Wisma Atlet Penuh, Pasien yang Masih Positif Covid-19 Diminta Pulang

Wisma Atlet Penuh, Pasien yang Masih Positif Covid-19 Diminta Pulang

Megapolitan
Petugas Puskesmas Kerja Berlebih: Dari Vaksinasi Covid-19, Penelusuran, hingga Pantau Pasien

Petugas Puskesmas Kerja Berlebih: Dari Vaksinasi Covid-19, Penelusuran, hingga Pantau Pasien

Megapolitan
Tempat Wisata Ancol Tutup Sementara Mulai Kamis Besok

Tempat Wisata Ancol Tutup Sementara Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Kasus Covid-19 Lebih Parah dari Gelombang Pertama, Kenapa Depok Tetap Hindari Lockdown?

Kasus Covid-19 Lebih Parah dari Gelombang Pertama, Kenapa Depok Tetap Hindari Lockdown?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X