4 Gedung SMK di Jaksel Jadi Tempat Akomodasi Tenaga Medis Covid-19

Kompas.com - 21/04/2020, 14:04 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak empat unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jakarta Selatan digunakan sebagai akomodasi untuk tenaga medis yang terlibat penanganan COVID-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengaku sudah berkoordinasi terkait penggunaan sekolah sebagai tempat akomodasi tenaga medis.

"Sudah, kemarin sudah dapat surat tindak lanjut dari Dinas Pendidikan selaku gugus tugas provinsi," kata Isnawa saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21/4/2020), seperti dikutip Antara.

Baca juga: 19 Sekolah di Jaktim Jadi Gedung Serbaguna Penanganan Covid-19, Ini Daftarnya

Dalam surat tindak lanjut Dinas Pendidikan DKI Jakarta tersebut disebutkan empat SMK yang akan digunakan sebagai akomodasi tenaga medis, yakni SMK Negeri 57, SMK Negeri 30, SMK Negeri 32 dan SMK Negeri 37.

Keempat sekolah tersebut terdapat di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut Isnawa, penunjukan sekolah dilakukan langsung oleh Dinas Pendidikan yang telah melakukan pertemuan dengan para camat untuk mencari lokasi alternatif sebagai tempat isolasi mandiri serta akomodasi tenaga medis.

"Setiap lokasi dicek kebersihannya yang pasti, Sabtu kemarin kita sudah mulai rapi-rapi," kata Isnawa.

Baca juga: Langgar PSBB Jakarta, 34 Perusahaan Ditutup Sementara

Isnawa yang juga Wakil Wali Kota Jakarta Selatan menyebutkan, pada dasarnya lokasi sekolah yang yang menjadi alternatif penanganan COVID-19 itu sudah siap.

"Artinya tidak memerlukan perbaikan berat, sarana dan prasarananya sudah mendukung," kata Isnawa.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan telah mendapat permintaan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah yang akan digunakan tersebut.

"Kita sudah antisipasi, kemarin baru kita terima surat penetapan sekolahnya, kita siap lakukan penyemprotan disinfektan," kata Humas PMI Jakarta Selatan Dedet Mulyadi.

Baca juga: DKI Siapkan Sekolah Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Joko Sugiarto menambahkan, pihaknya baru melakukan rapat secara daring dengan sekolah-sekolah yang ditunjuk untuk isolasi pasien COVID-19.

Sedangkan sekolah yang digunakan sebagai tempat akomodasi tenaga medis masih dalam pembahasan.

"Saya masih rapat dengan sekolah, nanti saya hubungi lagi," kata Joko.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Kasus Pegawai Starbuck yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Polisi Selidiki Kasus Pegawai Starbuck yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
Pabrik Ditutup Sementara karena Covid-19, Unilever Bantah Rumahkan 800 Karyawan

Pabrik Ditutup Sementara karena Covid-19, Unilever Bantah Rumahkan 800 Karyawan

Megapolitan
Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Megapolitan
Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Megapolitan
Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Megapolitan
Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Megapolitan
Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Megapolitan
265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Megapolitan
KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

Megapolitan
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Megapolitan
Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Megapolitan
KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X