Dua Warga Bekasi Temukan Kerangka Manusia di Lahan Kosong

Kompas.com - 17/05/2020, 21:02 WIB
Lokasi penemuan kerangka jenazah manusia di lahan kosong kawasan Kelurahan Pekayon Jaya, Kota Bekasi diberi garis polisi. DOKUMEN PRIBADILokasi penemuan kerangka jenazah manusia di lahan kosong kawasan Kelurahan Pekayon Jaya, Kota Bekasi diberi garis polisi.

BEKASI, KOMPAS.com - Dua warga Kota Bekasi, Jawa Barat, menemukan kerangka manusia di sebuah lahan kosong pada Sabtu (16/5/2020) malam.

Kerangka manusia tanpa identitas itu ditemukan oleh Rizki (27), dan Joko (41) saat hendak mencari burung sekitar lokasi lahan.

Baca juga: Mayat Pria Paruh Baya Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Pintu Air Kalimalang

"Iya, benar (ditemukan kerangka manusia). Sabtu malam jam 20.00 WIB," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (17/5/2020).

Erna menjelaskan bahwa mayat tersebut ditemukan di tanah kosong kawasan RT 05 RW 02 Kelurahan Pekayon Jaya, Kota Bekasi.

Kala itu, Rizki yang tengah berjalan di lahan yang tertutup oleh alang-alang tak sengaja menginjak kerangka manusia.

Kemudian, ia memberitahukan temuannya itu kepada Joko. Keduanya pun langsung melapor ke polisi.

Baca juga: Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan

 

"Setelah dilakukan pengecekan di TKP dan benar kerangka jenazah manusia. Berupa kerangka kepala, kaki, tangan dan ditemukan 1 unit sepeda," ungkapnya.

Erna mengatakan, belum diketahui jenis kelamin dari kerangka tersebut, sebab ketika ditemukan sudah tidak bisa dikenali secara jelas.

Baca juga: Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Bekasi

Kerangka itu diduga sudah cukup lama berada di TKP karena tidak menimbulkan bau busuk.

"Dari keterangan saksi-saksi, tidak ada yang mengenal ciri-ciri kerangka tersebut," ungkap Erna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Megapolitan
Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak 'Dijual' Rp 20 Juta

Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak "Dijual" Rp 20 Juta

Megapolitan
Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Megapolitan
Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Megapolitan
Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
4 Anak yang Terlibat Prostitusi Digerebek bersama Seorang Pria di Hotel Kawasan Sunter

4 Anak yang Terlibat Prostitusi Digerebek bersama Seorang Pria di Hotel Kawasan Sunter

Megapolitan
Selama Pandemi, 87 Penghuni Apartemen Kalibata City Positif Covid-19

Selama Pandemi, 87 Penghuni Apartemen Kalibata City Positif Covid-19

Megapolitan
Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Megapolitan
IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

Megapolitan
RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

Megapolitan
Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X