Kompas.com - 23/05/2020, 08:51 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANWali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (5/11/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan Kota Bekasi masuk dalam level 4 atau kategori merah dari 27 Kota atau Kabupaten di Jawa Barat.

Hal tersebut terhitung dari indeks laju Orang Dalam Pemantauan (ODP), laju pasien dalam pengawasan (PDP), laju kesembuhan, laju kematian, laju reproduksi Covid, laju transmisi, laju pergerakan, dan risiko geografis.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan ada ketidaksesuaian antara data Pemprov Jawa Barat dengan Pemerintah Kota Bekasi.

Ia mengklaim saat ini kasus Covid-19 di Kota Bekasi telah melandai. Sebab saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi tersisa 25 orang.

Baca juga: Daftar Daerah Zona Hitam, Merah, Kuning, Biru dan Hijau Covid-19 di Jabar

“Kota Bekasi sudah melandai. Tentunya kita mengevaluasi apa yang disampaikan Pak Gubernur bahwa kondisi Kota Bekasi itu ada pada level 4, sedangkan faktanya sampai dengan hari ini kita tinggal 25 orang. 25 kondisi positif virus corona itu ada beberapa yang diisolasi secara mandiri, ada di RS Wisma Atlet, dan RSUD Bekasi,” kata Rahmat di Bekasi, Jumat (22/5/2020).

Menurut dia, sesuai dengan jumlah Covid-19 di Kota Bekasi tinggal 25 kasus, maka harusnya Kota Bekasi masuk dalam level 2 atau zona biru.

“Kan yang paling tahu daerahnya terhadap penanggulangan pemutus mata rantai Covid yang ada. Berdasarkan data yang ada dan secara ilmiah dijelaskan sudah dalam posisi level 2, level 1 enggak mungkin karena masih ada wilayah epicentrum masih ada DKI Jakarta kata dia,” ucap Rahmat.

Baca juga: Bertambah Tiga, Ada 41 Kelurahan di Bekasi yang Masuk Zona Hijau Covid-19

Dia menduga ketidaksesuaian data Covid-19 antara Pemkot dengan data Pemerintah Provinsi Jawa Barat lantaran melihat dari sisi yang berbeda.

Pemprov Jabar menilai perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bekasi melihat perkembangan kasus dari Kecamatan. Rata-rata Kecamatan di Kota Bekasi memang masih dalam zona merah.

Sementara, Pemkot Bekasi memantau kasus Covid-19 ini dengan melihat perkembangan kasus di Kelurahan yang saat ini sudah ada 41 dari 56 Kelurahan masuk dalam zona hijau.

“Itu Tim Jabar menilainya perkembangan kasus Covid-19 mundur 10 hari lalu 12 hari. Sementara kita selesaikan dulu, jadi enggak ketemu, jadi kelewat. Posisi kita sekarang, dia mundur kebelakang, akhirnya keluar (zona merah), harusnya kita sudah level 2, bukan merah. Padahal kita sudah hijau, kita tetapkan per kelurahan, Pak Gubernur zonanya kecamatan,” kata dia.

Baca juga: Reproduction Number Penularan Covid-19 di Kota Bekasi Disebut 0,71

Meski demikian, kata Rahmat ketidaksesuaian itu telah dikoordinasikan dengan Pemprov Jawa Barat.

“Nah oleh karena itu pada saat rapat gugus Wali Kota memerintahkan kepada tim P2P untuk menjelaskan kepada tim penanganan Covid-19 yang ada di Jabar,” ujar Rahmat.

“Tapi Alhamdulillah tadi Pak Kepala Diskominfo yang ditugaskan rapat bersama dengan gugus dan beliau juga menyampaikan ada beberapa indikator-indikator tertentu memang di Kota Bekasi sudah terjadi kelandaian,” tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Megapolitan
Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Megapolitan
MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

Megapolitan
Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X