Dinilai Mengganggu, Pengemis dan Manusia Silver di Tangsel Diamankan

Kompas.com - 28/05/2020, 17:28 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos)  melakukan penertiban terhadap pengemis dan manusia silver. Sebanyak 7 pengemis dan 11 manusia silver diamankan di sejumlah wilayah Tangerang Selatan, Kamis (28/5/2020). dokumentasi Satpol PP TangselSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) melakukan penertiban terhadap pengemis dan manusia silver. Sebanyak 7 pengemis dan 11 manusia silver diamankan di sejumlah wilayah Tangerang Selatan, Kamis (28/5/2020).

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan Dinas Sosial ( Dinsos) menggelar penertiban terhadap pengemis dan manusia silver.

Sebanyak tujuh pengemis dan 11 manusia silver diamankan di sejumlah wilayah Tangerang Selatan, Kamis (28/5/2020).

"Total ada 18 orang (yang diamankan). Tujuh gepeng (pengemis) dan 11 silver. Mereka ganggu ketertiban umum tentunya," kata Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Dijaring Satpol PP, Tiga Manusia Silver Kabur dari GOR Pasar Minggu

Manusia silver adalah orang yang melumuri tubuh dengan cat silver. Biasanya hal itu mereka lakukan agar mendapatkan uang dari masyarakat.

Pengemis dan manusia silver yang terjaring itu selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan selama tujuh hari kedepan.

"Kita tidak tahu beroperasi sejak kapan. Kita lihat ramai, kita jaring semua. Nanti di Dinsos juga akan didalami apakah mereka pendatang, kenapa mereka di sini, apa dan bagaimana itu nanti di Dinsos," kata Muksin.

Baca juga: Satpol PP Angkut Manusia Silver ke GOR Cengkareng untuk Dibina

Berdasarkan video yang diterima Kompas.com, terlihat para manusia silver melarikan diri menghindari para petugas Satpol PP yang menindak.

Mereka berlari, ada yang ke sebuah kebon kosong, ada pula yang bersembunyi di dalam toilet wanita pada kontrakan milik warga.

"Iya tadi ada yang coba kabur saat kita kejar. Itu yang bersembunyi di toilet cewek penindakan di Rempoa, Ciputat Timur," ujar Muksin membenarkan peristiwa tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

Megapolitan
PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020

PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020

Megapolitan
Banjir Akibat Hujan Lebat, Jalan Raya Jambore Cibubur Ditutup Sementara

Banjir Akibat Hujan Lebat, Jalan Raya Jambore Cibubur Ditutup Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X