Kompas.com - 04/06/2020, 18:40 WIB
Walikota Bogor,  Bima Arya Sugiarto meninjau Pasar Bogor, Kota Bogor untuk sosialisasi penggunaan masker, Rabu (29/4/2020). Selain sosialisasi penggunaan masker walikota juga meninjau uji cepat (rapid test) massal Covid-19. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWalikota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau Pasar Bogor, Kota Bogor untuk sosialisasi penggunaan masker, Rabu (29/4/2020). Selain sosialisasi penggunaan masker walikota juga meninjau uji cepat (rapid test) massal Covid-19.

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melanjutkan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat masa transisi hingga satu bulan ke depan.

Keputusan itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai melakukan rapat evaluasi PSBB bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Balai Kota Bogor, Kamis (4/6/2020) sore.

Bima mengatakan, selama satu bulan ke depan, Pemkot Bogor akan melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor yang memungkinkan untuk dibuka kembali secara bertahap.

"Untuk melanjutkan PSBB Proposional di masa transisi. Kita menyepakati selama satu bulan. ini masih era PSBB, tapi tidak sama dengan PSBB sebelumnya, ini untuk menuju normal baru," kata Bima.

Baca juga: Hari Terakhir PSBB Transisi Kota Bogor, Angka Reproduksi Covid-19 Melandai

Ia menjelaskan, meski tren reproduksi kasus Covid-19 di Kota Bogor melandai, kondisi itu belum cukup untuk menentukan pemberlakuan fase tatanan baru atau normal baru.

Bima menyebut, berdasarkan hasil evaluasi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kota Bogor masuk ke dalam kategori zona kuning.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artinya, sambung Bima, perlu ada penguatan dan pengawasan ketat protokol kesehatan yang harus dijalankan di segala sektor.

"Jadi, satu bulan ke depan ini pemerintah daerah akan berlakukan tahapan-tahapan sektor mana yang masih mungkin untuk dibuka berlandaskan zonasi," sebutnya.

Baca juga: PSBB Terakhir, Cara Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Kendalikan Zona Merah Covid-19

Sebelumnya, data monitoring harian tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor mencatat pada Selasa (26/5/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 111 orang.

Sementara, pasien yang sembuh di hari itu berjumlah 43 orang. Untuk pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 47 orang, pasien orang dalam pemantauan (ODP) 85 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 69 orang, dan pasien meninggal 15 orang.

Merujuk pada data percepatan penanganan Covid-19 Kota Bogor yang dikeluarkan Rabu (3/6/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 113 orang.

Meski begitu, pasien yang sembuh meningkat menjadi 49 orang.

Baca juga: Saat PSBB Transisi di Jakarta, Resepsi Pernikahan hingga Festival Masih Dilarang

Kurva landai juga ditunjukkan pada data orang tanpa gejala yang berjumlah 44 orang, pasien ODP yang juga menurun menjadi 84 orang, pasien PDP 58 orang, dan juga pasien meninggal tetap 15 orang.

Wali Kota menuturkan, berdasarkan data tren reproduction number (Ro) atau angka reproduksi dalam pandemi virus corona (Covid-19) melandai di angka 0,34 minggu ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Jadwal Perjalanan Kereta Rute Serpong-Tanah Abang Terlambat

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Jadwal Perjalanan Kereta Rute Serpong-Tanah Abang Terlambat

Megapolitan
Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Megapolitan
Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

Megapolitan
Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Megapolitan
1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Megapolitan
Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Megapolitan
Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Megapolitan
Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.