Kompas.com - 19/06/2020, 07:54 WIB
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat berkunjung ke Kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (17/7/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat berkunjung ke Kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (17/7/2019).

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang berencana menambah jumlah penerima bantuan sosial (bansos) setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diperpanjang hingga tahap kelima.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, saat ini Pemkot masih membuka peluang bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk mendaftakan diri sebagai penerima bantuan sosial melalui fitur "Permohonan Bansos" yang ada dalam aplikasi Tangerang Live.

"Masyarakat yang merasa terdampak bisa mendaftar mandiri secara online," ujar dia dalam keterangan diterima Kompas.com Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Kabar Baik, 71 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Setelah mendaftar, lanjut Arief, nantinya akan dilakukan verifikasi oleh petugas di wilayah setempat.

Untuk saat ini jumlah penerima bantuan tercatat sejumlah 177.366 kepala keluarga (KK) yang ada di Kota tangerang telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial

Bantuan sosial yang akan diterima bersumber dari Pemerintah Pusat melalui Kemensos dan Pemprov Banten.

Baca juga: Pemerintah Janji Perbaiki Masalah Penyaluran Bansos

Pemkot Tangerang juga telah menerima penambahan usulan penerima bansos sebanyak 1.119 KK yang datanya telah masuk melalui aplikasi Tangerang Live serta belum terdaftar sebagai penerima bantuan baik dari pemerintah pusat maupun Pemprov.

Arief berjanji apabila ada masyarakat yang tidak terdata di bantuan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, Pemkot Tangerang akan mengambil alih.

"Yang belum, nanti akan di-cover oleh bantuan dari Pemkot," tutur dia.

Arief juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat bersabar mengingat kondisi keuangan Pemkot yang saat ini belum stabil akibat dari pandemi Covid-19 yang belum usai.

"Kami terus berusaha maksimal agar masyarakat terdampak bisa tetap terbantu," jelasnya.

Saat ini, lanjut Arief, jumlah masyarakat yang sudah mengajukan sebagai penerima bantuan melalui aplikasi Tangerang Live sebanyak 1.119 KK dengan rincian 13 KK tidak layak, 11 Kk tidak ditemukan dan sebanyak 93 KK layak menerima bantuan.

"Sisanya 1.002 KK dalam proses verifikasi petugas di wilayah," pungkas dia.

Untuk diketahui, PSBB di wilayah Tangerang Raya termasuk Kota Tangerang kembali diperpanjang. Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan perpanjangan PSBB dimulai 15 Juni lalu sampai dengan 28 Juni mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 785 Kasus di Jakarta, 7.585 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 785 Kasus di Jakarta, 7.585 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 51 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 51 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Anies Apresiasi Pelayan Publik yang Tidak Bisa Lebaran Bareng Keluarga

Anies Apresiasi Pelayan Publik yang Tidak Bisa Lebaran Bareng Keluarga

Megapolitan
26 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi pada 13 Mei 2021

26 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi pada 13 Mei 2021

Megapolitan
Selama Masa Libur Lebaran, TMII Beroperasi Pukul 06.00 - 20.00 WIB

Selama Masa Libur Lebaran, TMII Beroperasi Pukul 06.00 - 20.00 WIB

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran di Matraman

Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran di Matraman

Megapolitan
Tamu Hotel Direkam Saat Mandi, Bobobox Dukung Korban Tempuh Jalur Hukum

Tamu Hotel Direkam Saat Mandi, Bobobox Dukung Korban Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Lebaran Hari Pertama, 25.000 Orang Berwisata ke Ancol

Lebaran Hari Pertama, 25.000 Orang Berwisata ke Ancol

Megapolitan
Lebaran di Tengah Pandemi, Lapas Kelas II Perempuan Tangerang Sediakan Layanan Video Call Gratis bagi Warga Binaan

Lebaran di Tengah Pandemi, Lapas Kelas II Perempuan Tangerang Sediakan Layanan Video Call Gratis bagi Warga Binaan

Megapolitan
115 Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II Tangerang Dapat Remisi Lebaran

115 Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II Tangerang Dapat Remisi Lebaran

Megapolitan
Gerbang Masuk Taman Impian Jaya Ancol Dipadati Antrean Kendaraan

Gerbang Masuk Taman Impian Jaya Ancol Dipadati Antrean Kendaraan

Megapolitan
Ancol Ramai Pengunjung, Jadi Tempat Liburan hingga Pengganti Mudik

Ancol Ramai Pengunjung, Jadi Tempat Liburan hingga Pengganti Mudik

Megapolitan
Ramainya Peziarah Kubur Saat Lebaran di Bekasi, Warga Mengaku Tak Bisa Begitu Saja Hentikan Tradisi

Ramainya Peziarah Kubur Saat Lebaran di Bekasi, Warga Mengaku Tak Bisa Begitu Saja Hentikan Tradisi

Megapolitan
Sudah Diimbau, Ada Jemaah Tak Pakai Masker dan Kontak Fisik Saat Shalat Id di Masjid Al Karim Tangerang

Sudah Diimbau, Ada Jemaah Tak Pakai Masker dan Kontak Fisik Saat Shalat Id di Masjid Al Karim Tangerang

Megapolitan
TPU Utan Jati Ditutup, Peziarah Cari Celah Masuk di Sekitar Permukiman Warga

TPU Utan Jati Ditutup, Peziarah Cari Celah Masuk di Sekitar Permukiman Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X