Di Pasar Koja Baru, ASN Juga Diminta Awasi Penggunaan Kantong Plastik

Kompas.com - 07/07/2020, 00:18 WIB
Display kantong ramah ligkungan di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Senin (6/7/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARDisplay kantong ramah ligkungan di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Senin (6/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang betugas di pasar-pasar turut mengawasi dan mengedukasi ppedagang serta pembeli terkait penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.

Hal tersebut merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

"Kalau sosialisasi setiap hari melalui edaran, sound system yang diputar-putar selama satu jam sekali. Kemudian tim dari ASN sembari keliling edukasi juga," kata Manager Area 14 Pasar Koja Baru Ersityarini Heti Maryani di Pasar Koja Baru, Jakarta Utata, Senin (6/7/2020).

Baca juga: 306 ASN Pantau Aktivitas di 26 Pasar di Jakarta Selatan

Hingga kini, Ersityarini tidak menampik masih adanya pedagang yang mengemas barang dagangan ke pelanggan dengan kantong plastik sekali pakai.

Meski sudah ada imbauan dari pihak pasar, terkait larangan penggunaan kantong plastik.

"Memang masih banyak pedagang yang gunakan karena mereka ada stok. Kalau belanja stok berapa plastik alasannya habisin dulu stok yang ini," kata Ersityarini.

Walaupun ada pedagang yang masih memakai plastik, namun Ersityarini juga menyebut ada sejumlah warga yang mulai membawa kantong belanja ramah lingkungan dari rumah sendiri.

"Tadi lihat beberapa pengunjung sudah bawa kantong sendiri. Ini harus edukasi," kata Ersityarini.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
Empat Pekerja Proyek Stadion JIS Terkena Tumpahan Semen Cor

Empat Pekerja Proyek Stadion JIS Terkena Tumpahan Semen Cor

Megapolitan
Polisi: Pasangan yang Dikepung Warga di Cengkareng Adalah Penjambret

Polisi: Pasangan yang Dikepung Warga di Cengkareng Adalah Penjambret

Megapolitan
Anies: Kita Kaget Seakan Banjir Pertama Padahal Sudah Puluhan Tahun

Anies: Kita Kaget Seakan Banjir Pertama Padahal Sudah Puluhan Tahun

Megapolitan
Simulasi KBM Tatap Muka Dihentikan, Pemkot Bekasi Akhirnya Ikuti Arahan Kemendikbud

Simulasi KBM Tatap Muka Dihentikan, Pemkot Bekasi Akhirnya Ikuti Arahan Kemendikbud

Megapolitan
UPDATE 7 Agustus: Bertambah 658 Kasus Covid-19 di Jakarta, Tertinggi sejak Awal Pandemi

UPDATE 7 Agustus: Bertambah 658 Kasus Covid-19 di Jakarta, Tertinggi sejak Awal Pandemi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X