Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia Tutup Usia

Kompas.com - 13/08/2020, 18:31 WIB
Cucu Ahmad Kurnia saat jadi Plt Kepala Sudin Parbud Jakarta Utara sekaligus Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu di RPTRA Rasela, Koja, pada 12 Februari 2019. Dokumentasi/Sudin Kominfotik Jakarta UtaraCucu Ahmad Kurnia saat jadi Plt Kepala Sudin Parbud Jakarta Utara sekaligus Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu di RPTRA Rasela, Koja, pada 12 Februari 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Parekraf) DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia meninggal dunia. Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf, Bambang Ismadi memastikan hal itu.

"Benar sudah meninggal dunia, barusan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih (Jakarta)," ucap Bambang saat dihubungi, Kamis (13/8/2020).

Bambang mengungkapkan, Cucu dirawat di RS Islam Cempaka Putih sejak hari Minggu lalu. Ia dinyatakan meninggal pada Kamis sore pukul 16.55 WIB.

Baca juga: Meninggal Dunia, Hasil Tes Swab Kadis Pariwisata DKI Cucu Ahmad Negatif Covid-19

"Dari malam Sabtu sudah sakit dia. Belum dirawat, masih pulang. Terus malam Minggu dirawat di RS Islam," kata dia.

Bambang tidak membeberkan sakit yang diderita Cucu. Menurut dia hal itu sebaiknya disampaikan keluarga.

Baca juga: Kadis Parekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Meninggal Dunia karena Sakit Jantung

"Kalau penyakitnya nanti biar keluarganya yang menyampaikan. Yang saya tahu dia hasil swab-nya (untuk tes Covid-19) negatif. Semalam sudah dikabarin," tuturnya.

Cucu dilantik sebagai Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 8 Januari 2020. Sebelum menjadi Kepala Dinas, Cucu menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Pariwisata Kepulauan Seribu.

UPDATE:

Konfirmasi mengenai sebab meninggalnya Cucu disampaikan Sekretaris Dinas Parekraf DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Megapolitan
Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X