Kompas.com - 21/08/2020, 14:37 WIB
Penumpang Terminal Kota Bekasi tidak ada lonjakan saat Liburan Tahun Baru Islam, Jumat (21/8/2020). Dokumen Kepala Terminal Kota Bekasi Penumpang Terminal Kota Bekasi tidak ada lonjakan saat Liburan Tahun Baru Islam, Jumat (21/8/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Tak banyak masyarakat yang mudik saat libur nasional dalam rangka tahun baru Islam 1442 Hijriah pada Kamis (20/8/2020) serta cuti bersama pada Jumat (21/8/2020).

Buktinya, jumlah pemudik dari Terminal Bekasi tak sebanyak saat liburan Idul Adha beberapa waktu lalu.

“Tidak ada peningkatan penumpang, landai dari kemarin. Penumpang tidak banyak, beda dengan malam Idul Adha, itu mengalami peningkatan,” ujar Kepala Terminal Kota Bekasi Kurniawan saat dihubungi, Jumat (21/8/2020).

Menurut dia, pada liburan tahun baru Islam kali ini, masyarakat agaknya lebih tertarik memanfaatkan waktu di dalam kota dibanding ke luar kota.

Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, keberangkatan pemudik saat liburan tahun baru Islam dari Terminal Kota Bekasi hanya 794 orang serta 52 bus AKDP maupun AKAP yang berangkat dari Terminal Bekasi.

Baca juga: Hadapi Libur Panjang, di Kawasan Puncak Ada Rekayasa Lalu Lintas, Protokol Kesehatan Diperketat

“Keberangkatan penumpang antar-kota antar-provinsi (AKAP) dari Terminal Bekasi ada 291 orang, sementara keberangkatan penumpang antar-kota dalam provinsi (AKDP) hanya 503 orang,” ucap Kurniawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah penumpang liburan tahun baru Islam lebih sedikit dibanding saat libur Idul Adha.

Saat liburan Idul Adha jumlah penumpang mencapai 1.288 orang yang berangkat dari Terminal Bekasi.

“Tidak sebanyak saat Idul Adha jumlah penumpangnya. Lebih sedikit liburan ini, mungkin kebanyakan naik kendaraan pribadi,” kata Kurniawan.

Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan mudik untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita tetap mengantisipasi lonjakan mudik dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Megapolitan
Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Megapolitan
Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Megapolitan
Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Megapolitan
Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Pemkot Jakbar Andalkan Sumur Resapan untuk Atasi Banjir di Jalan Haji Briti Kembangan

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Mayat Pria Ditemukan di Rel Dekat Stasiun UI, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Megapolitan
Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Cari Anggota yang Keroyok Polisi, Pemuda Pancasila: Kalau Ketemu, Kami Serahkan Langsung

Megapolitan
Kepala UPK Badan Air DKI: Saat Musim Hujan, Sampah Mengalir Tiada Henti di Kali...

Kepala UPK Badan Air DKI: Saat Musim Hujan, Sampah Mengalir Tiada Henti di Kali...

Megapolitan
UPDATE 26 November: Tambah 2 Kasus Covid-19 di Tangsel, 35 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 26 November: Tambah 2 Kasus Covid-19 di Tangsel, 35 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 26 November: Tambah 9 Kasus di Kota Tangerang, 16 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 26 November: Tambah 9 Kasus di Kota Tangerang, 16 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Belasan Anggotanya Jadi Tersangka, Pemuda Pancasila Akan Beri Bantuan Hukum

Belasan Anggotanya Jadi Tersangka, Pemuda Pancasila Akan Beri Bantuan Hukum

Megapolitan
Kawasan Wajib Vaksin di Seputar SSA Bogor, Berlaku Juga bagi Pesepeda dan Pelari

Kawasan Wajib Vaksin di Seputar SSA Bogor, Berlaku Juga bagi Pesepeda dan Pelari

Megapolitan
3.000 Botol Miras Hasil Razia di Wilayah Jaksel Bakal Dimusnahkan di Monas

3.000 Botol Miras Hasil Razia di Wilayah Jaksel Bakal Dimusnahkan di Monas

Megapolitan
257 Mahasiwa di Kota Tangerang Jadi Sasaran Penerima Bansos Rp 8 Juta

257 Mahasiwa di Kota Tangerang Jadi Sasaran Penerima Bansos Rp 8 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.