Kompas.com - 16/09/2020, 16:23 WIB
Di barisan depan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (coklat muda) bersama Sekda DKI Jakarta Saefullah (berjubah) dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi (berjas) jelang melakukan Shalat Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, Jumat (30/7/2020). Antara/Ricky PrayogaDi barisan depan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (coklat muda) bersama Sekda DKI Jakarta Saefullah (berjubah) dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi (berjas) jelang melakukan Shalat Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, Jumat (30/7/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com
- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah sebagai salah satu pejabat yang bekerja keras memerangi wabah Covid-19.

Anies menyebutkan, selama enam bulan Jakarta diserang Covid-19, Saefullah mengorbankan tenaganya agar DKI bisa menekan laju pertambahan pasien yang terpapar.

"Selama enam bulan lebih kami bergumul, berhadapan dengan Covid-19, dan Pak Sekda adalah salah satu yang setiap hari setiap waktu bekerja siang malam bersama kita semua untuk memerangi wabah ini, untuk melindungi keselamatan warga Jakarta," ucap Anies di Balai Kota seperti dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Dengan Suara Bergetar, Anies Beri Penghormatan Terakhir untuk Sekda DKI Saefullah

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku tak pernah membayangkan Saefullah menjadi salah satu yang terpapar virus dengan nama ilmiah severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 atau SARS-CoV-2.

"Tanpa kita pernah menduga, tanpa pernah kita membayangkan terpapar dan kemudian Yang Maha Kuasa memanggilnya pulang," kata Anies.

Anies melanjutkan, keteladanan Saefullah wajib diteruskan oleh seluruh pegawai dan jajarannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tanggung jawab kita sekarang meneruskan yang telah beliau kerjakan meneruskan kebaikan-kebaikan yang telah almarhum torehkan di Balai Kota ini di Pemprov DKI Jakarta," tambahnya.

Baca juga: Lepas Jenazah Sekda DKI, Anies Sebut Saefullah Putra Terbaik Jakarta

Sebagaimana diketahui, Saefullah dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020) siang ini.

Saefullah mengembuskan napas terakhirnya pukul 12.55 WIB, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Sebelumnya, Saefullah terkonfirmasi telah terpapar Covid-19 pada 13 September 2020.

Saat itu, Anies menyebutkan bahwa Saefullah tergolong orang tanpa gejala (OTG).

"Kita berharap mudah-mudahan cepat pulih, gitu aja. Tapi (Sekda DKI) tanpa gejala," ucap Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X