Tersangka Pelaku Mutilasi Bawa Jenazah Korban ke Kalibata City Pakai Taksi Online

Kompas.com - 17/09/2020, 20:47 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANKapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - DAF (26) dan LAS (27), pasangan kekasih yang membunuh dan memutilasi Rinaldi Harley Wismanu (32) melakukan berbagai cara untuk menyembunyikan aksinya. Namun aksinya terbongkar. Mereka telah ditangkap polisi.

Setelah membunuh korban di sebuah apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, mereka memotong jenazahnya dan memasukkan potongan-potongan jenazah itu ke dalam koper. Kopor itu lalu dibawa menggunakan taksi online ke sebuah apartemen lain di Kalibata, Jakarta Selatan.

"Untuk angkutan yang mereka menggunakan taksi online yang mereka sewa," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat merilis kasus itu, Kamis (17/8/2020).

Baca juga: Tersangka Kasus Mutilasi Telah Gali Kubur untuk Mengubur Korban di Rumah Kontrakan di Cimanggis

Nana menjelaskan, anggotanya saat ini masih mendalami kedua pelaku untuk mengetahui apakah ada korban lain sebelumnya. Pasalnya, pelaku melakukan pembunuhan hingga memutilasi korban karena motif ekonomi.

"Masih kami dalami apakah ada korban-korban yang lain. Ini saya khawatir ada korban lain. Tapi akan kami dalami," kata Nana.

Menurut keterangan polisi, Rinaldi masuk perangkap pasangan itu setelah berkenalan dengan LAS melalui aplikasi kencan online. Rinaldi dan LAS lalu menyewa sebuah apartemen di Pasar Baru untuk tanggal 7-12 September 2020.

LAS punya niat jahat saat berkenalan dengan Rinaldi. LAS dan DAF telah sepakat untuk membunuh Rinaldi di kamar apartemen tersebut demi merampas hartanya.

Menurut polisi, DAF telah bersembunyi di kamar mandi apartemen sebelum menganiaya Rinaldi hingga tewas.

Jenazah Rinaldi kemudian ditemukan polisi di salah satu kamar lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta,  pada Rabu malam. Saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan tidak utuh atau dimutilasi dan berbau.

Rinaldi sebelumnya dilaporkan hilang. Polisi pun mencariya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Megapolitan
Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RS Tarakan

Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RS Tarakan

Megapolitan
Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Megapolitan
PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

Megapolitan
Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Megapolitan
Kisah Tukang Galian asal Brebes, Setia Menunggu Kerja di Lebak Bulus sejak Puluhan Tahun Lalu

Kisah Tukang Galian asal Brebes, Setia Menunggu Kerja di Lebak Bulus sejak Puluhan Tahun Lalu

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

Megapolitan
Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X