Satgas Penegakan Covid-19 Jakarta Barat Akan Sasar Perusahaan yang Langgar PSBB

Kompas.com - 02/10/2020, 09:23 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto.

JAKARTA, Kompas.com – Pemerintah Kota Jakarta Barat akan membentuk Satgas Penegakan Covid-19 yang terdiri dari lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Satgas tersebut akan fokus menyasar pelaku usaha hingga perkantoran yang melanggar protokol pencegahan Covid-19.

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, mengemukakan hal itu dalam rapat evaluasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (1/10/2020)

“Jadi nanti kelima Sudin tinggal melaporkan ke Satpol PP jika mau menindak pelanggar PSBB,” kata  Uus dalam rapat tersebut sebagaimana dilaporkan Warta Kota semalam.

Lima SKPD yang tergabung dalam satgas yakni Sudin Ketenagakaerjaan, Sudin Parekraf, Sudin UMKM, Sudin Perhubungan, dan Sudin Kesehatan. Kelimanya akan bekerja di bawah koordinasi Satpol PP Jakarta Barat.

Baca juga: Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Uus menyampaikan, rencananya tim akan mulai bergerak Senin pekan depan. Mereka akan  melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke lokasi-lokasi yang berpontesi melanggar PSBB

Tim Satgas Penegakan Covid-19 tersebut diharapkan Uus bisa meminimalisir ketimpangan dalam penindakan protokol kesehatan, agar tidak hanya menyasar warga yang tidak pakai masker saja.

“Jadi dengan sinergi ini harapannya penindakan PSBB bisa jauh lebih tepat sasaran lagi, bukan hanya ke warga tapi juga ke pelaku usaha dan perkantoran” ujar Uus.

Sejak 14 September 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan PSBB yang diperketat, setelah sebelumnya sempat diperlonggar, di Jakarta. Kebijakan itu dilakukan setelah melihat peningkatan kasus positif Covid-19 serta ketersediaan fasilitas kesehatan penanganan Covid-19 yang semakin berkurang.

Kasus aktif Covid-19 di Jakarta menyentuh angka 12.340 jiwa pada Kamis kemarin. Sementara total kasus positif mencapai 75.521 jiwa.

Secara nasional, kasus positif Covid-19 telah mencapai 291.182 jiwa.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Banyak Pesepeda Keluar Jalur Khusus Sepeda di Sudirman

Megapolitan
Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Jika Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Disdik Depok Akan Batasi Murid dan Mata Pelajaran

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Sekolah Tatap Muka di Depok Butuh Persetujuan Satgas Covid-19 dan Orangtua

Megapolitan
Hotel Kapsul Futuristik Kini Hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Biaya Menginap Mulai dari Rp 200.000

Hotel Kapsul Futuristik Kini Hadir di Bandara Soekarno-Hatta, Biaya Menginap Mulai dari Rp 200.000

Megapolitan
Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan, Okupansi Hotel Meningkat

Ganjil Genap di Kota Bogor Ditiadakan, Okupansi Hotel Meningkat

Megapolitan
Menilik Proyek Rumah DP Rp 0 Andalan Anies yang Terganjal Korupsi

Menilik Proyek Rumah DP Rp 0 Andalan Anies yang Terganjal Korupsi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X