Kompas.com - 02/10/2020, 17:20 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat konferensi pers di Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (24/8/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaWali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat konferensi pers di Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (24/8/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggandeng dua aplikator ojek online (online) untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Biaya pengambilan dan pengantar dokumen dari dan ke tempat pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) dibebankan kepada masyarakat.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pemanfaatan teknologi semacam ini sangat membantu masyarakat di tengah pembatasan aktivitas pada masa pandemi Covid-19.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi pengurusan dokumen kependudukan ke masyarakat tanpa harus keluar rumah," ujar Airin dalam keterangan tertulis, Jumat (2/9/2020).

Baca juga: UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

Menurut Airin, sebelum pandemi Covid-19 Disdukcapil bisa melayani 2.000 administrasi kependudukan dalam satu hari. Namun, pada saat ini jauh menurun menjadi 300 kegiatan per hari.

Dengan kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pencatatan kependudukan yang menurun akibat pandemi Covid-19.

"Mudah mudahan berkat kerjasama dengan ojek online ini bisa memudahkan untuk mengantar dan mengirim. Sehingga interaksi antar masyarakat tidak terlalu banyak," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, masyarakat bisa memilih layanan kependudukan yang akan dilakukan melalui aplikasi grab dan juga gojek.

Berkas fisik yang diperlukan dalam proses administrasi dapat diambil dari rumah warga oleh ojek daring dengan syarat dimasukkan ke dalam amplop coklat bertuliskan alamat lengkap.

Baca juga: Airin Ingatkan Warga Jakarta yang Cari Hiburan di Tangsel Patuh Protokol Kesehatan

Ketika selesai diproses dan dicetak oleh Dukcapil, lanjut Dedi, dokumen tersebut bisa diantarkan kembali ke rumah warga dengan kembali memesan layanan di aplikasi ojol.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Penyekatan Jalur Mudik, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di GT Cikarang Barat dan Cikupa

Hari Pertama Penyekatan Jalur Mudik, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di GT Cikarang Barat dan Cikupa

Megapolitan
Saksi Sebut Pihak Keamanan Pernah Bilang Rizieq Tak Perlu Ganti Rugi Kerusakan di Bandara Soekarno-Hatta

Saksi Sebut Pihak Keamanan Pernah Bilang Rizieq Tak Perlu Ganti Rugi Kerusakan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Cegah Pemudik, Polisi Bangun Pos Pengamanan di Jalan Perintis Kemerdekaan

Cegah Pemudik, Polisi Bangun Pos Pengamanan di Jalan Perintis Kemerdekaan

Megapolitan
Tepergok Bawa Kabur Kalung Emas, Seorang Pencuri Dikejar dan Ditangkap Warga di Ciputat

Tepergok Bawa Kabur Kalung Emas, Seorang Pencuri Dikejar dan Ditangkap Warga di Ciputat

Megapolitan
Pemprov DKI Pertimbangkan Usulan Polda soal Penutupan Tempat Wisata Saat Lebaran

Pemprov DKI Pertimbangkan Usulan Polda soal Penutupan Tempat Wisata Saat Lebaran

Megapolitan
Hari Ini Terminal Tanjung Priok Tutup Layanan Operasional Bus AKAP

Hari Ini Terminal Tanjung Priok Tutup Layanan Operasional Bus AKAP

Megapolitan
Video Viral Pekerja Protes Penyekatan Jalur Mudik di GT Cikarang, Ini Kata Polisi

Video Viral Pekerja Protes Penyekatan Jalur Mudik di GT Cikarang, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bacok Anak Buah Nus Kei, Anak Buah John Kei: Saya Refleks, Saya Harus Jaga Diri

Bacok Anak Buah Nus Kei, Anak Buah John Kei: Saya Refleks, Saya Harus Jaga Diri

Megapolitan
Ketum PA 212 Sebut Rizieq Shihab Sering Beri Arahan soal Protokol Kesehatan dari Arab Saudi

Ketum PA 212 Sebut Rizieq Shihab Sering Beri Arahan soal Protokol Kesehatan dari Arab Saudi

Megapolitan
17 Kafe yang Sediakan Kamar untuk Kencan di Lokalisasi Gang Royal Ditertibkan

17 Kafe yang Sediakan Kamar untuk Kencan di Lokalisasi Gang Royal Ditertibkan

Megapolitan
Lokalisasi Gang Royal Penjaringan Digerebek, Ada Kamar Bawah Tanah untuk Kencan

Lokalisasi Gang Royal Penjaringan Digerebek, Ada Kamar Bawah Tanah untuk Kencan

Megapolitan
Saat Roni Berbesar Hati Maafkan dan Minta Pemuda Arogan di Masjid Bekasi Jadi Duta Masker

Saat Roni Berbesar Hati Maafkan dan Minta Pemuda Arogan di Masjid Bekasi Jadi Duta Masker

Megapolitan
Ketum PA 212: Pegawai Bandara hingga Anggota TNI Polri Juga Antusias Sambut Kedatangan Rizieq Shihab

Ketum PA 212: Pegawai Bandara hingga Anggota TNI Polri Juga Antusias Sambut Kedatangan Rizieq Shihab

Megapolitan
Upaya Menekan Laju Warga Saat Larangan Mudik 6-17 Mei: Tol Ditutup, Layanan KA Dibatasi, Penjagaan Polisi

Upaya Menekan Laju Warga Saat Larangan Mudik 6-17 Mei: Tol Ditutup, Layanan KA Dibatasi, Penjagaan Polisi

Megapolitan
Ketua PA 212 dan Eks Ketua FPI Jadi Saksi Meringankan untuk Rizieq Shihab dalam Sidang Kasus Kerumunan

Ketua PA 212 dan Eks Ketua FPI Jadi Saksi Meringankan untuk Rizieq Shihab dalam Sidang Kasus Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X