Polisi Bantah Tutup Paksa McDonald's Ciater Tangsel akibat Kemacetan Panjang

Kompas.com - 03/10/2020, 18:24 WIB
Antrean kendaraan Pelanggan McDonalds Ciater, Tangsel mengular hingga ke Jalan Raya Ciater, Jumat (2/9/2020) malam Dokumentasi Satlantas Polres Tangerang SelatanAntrean kendaraan Pelanggan McDonalds Ciater, Tangsel mengular hingga ke Jalan Raya Ciater, Jumat (2/9/2020) malam

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan menyatakan bahwa pihaknya tidak melakukan penutupan paksa rumah makan cepat saji McDonald's sebagai upaya mengurai kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (2/10/2020) malam.

Kemacetan tersebut terjadi karena antrean kendaraan konsumen yang bergiliran masuk drive thru untuk memesan makanan di McDonald’s Ciater dengan promo potongan harga.

Sebelumnya, sempat beredar video rekaman di media sosial yang menyatakan bahwa McDonald’s Ciater ditutup paksa oleh polisi.

Baca juga: Antrean Konsumen Promo McDonalds Mengular ke Jalan, Kawasan Ciater Macet Hingga 3 Kilometer

“Bukan ditutup, kendaraan diurai agar tidak macet. Tidak ada penutupan,” jelas Iman saat dimintai keterangan lewat pesan tertulis, Sabtu (3/10/2020).

Pada Jumat malam, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan manajemen pengelola untuk sementara waktu menghentikan antrean agar tak mengganggu arus lalu lintas.

Antrean juga sempat diputus oleh polisi agar tidak terjadi kepadatan.

Kemacetan lalu lintas yang disebabkan restoran cepat saji tersebut tidak hanya terjadi di Ciater, tetapi juga di beberapa titik lain seperti di sekitar McDonald’s Alam Sutra dan BSD Plaza.

Promo potongan harga dari restoran tersebut berjalan dua hari hingga Sabtu ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Megapolitan
Penyelundup Sabu-Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Penyelundup Sabu-Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Megapolitan
KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

Megapolitan
Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Megapolitan
7 Pekan Zona Merah, Depok Kini Berada di Zona Oranye Covid-19

7 Pekan Zona Merah, Depok Kini Berada di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Pusat Perbelanjaan Boleh Beroperasi Lebih Lama dari Sebelumnya

PSBB Diperpanjang, Pusat Perbelanjaan Boleh Beroperasi Lebih Lama dari Sebelumnya

Megapolitan
Kala Anies Sebut Covid-19 Bukan Fiksi ketika Lonjakan Kasus Terus Terjadi

Kala Anies Sebut Covid-19 Bukan Fiksi ketika Lonjakan Kasus Terus Terjadi

Megapolitan
Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Megapolitan
Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Pukul 20.00 WIB

PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Pukul 20.00 WIB

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Megapolitan
Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Megapolitan
500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X