Kompas.com - 05/10/2020, 13:47 WIB
Sejumlah aliansi buruh yang akan aksi tolak omnibus law RUU Cipta Kerja dibubarkan polisi di DPR, Senin (5/10/2020) Mubarok/FSPMISejumlah aliansi buruh yang akan aksi tolak omnibus law RUU Cipta Kerja dibubarkan polisi di DPR, Senin (5/10/2020)
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Ribuan buruh di Kota maupun Kabupaten Bekasi yang hendak mengikuti demo tolak RUU Cipta Kerja di DPR RI tertahan di beberapa titik kumpul.

Salah satu Pengurus Cabang Federasi Sektor Pekerja, Percetakan Penerbitan Media dan Informatika, (PC FSP PPMI) SPSI Kota dan Kabupaten Bekasi menyebutkan penyekatan itu ada di kawasan industri MM 2100, kawasan Bantar Gebang, kawasan Rawa Pasung, dan kawasan Ejip.

"Ada ribuan buruh tersekat di titik-titik kumpul yang mau mengarah ke DPR RI. Buruh juga dicegat-cegatin di sekretariat (kantor buruh), ditongkrongi polisi dan TNI," ujar salah satu Pengurus FSP PPMI saat dihubungi, Senin (5/10/2020).

Pengurus FSP PPMI ini menyampaikan sejumlah personel polisi dan TNI berjaga di beberapa titik untuk mencegah para buruh yang hendak berangkat ke DPR RI.

Baca juga: Kepolisian Tak Beri Izin Buruh Demo Tolak RUU Cipta Kerja

Bahkan, kata pengurus persatuan buruh ini, ada tiga hingga empat peleton yang jaga di kantor sekertariat pengurus buruh.

"Mau maksa keluar (sekatan), dijaga sejumlah personel lengkap dengan tameng-tameng. Bahkan, ada empat peleton di sekertariat Kota maupun Kabupaten Bekasi yang sedang nongkrongin," kata pengurus FSP PPMI ini.

Menurut pengurus serikat buruh Kota Kabupaten Bekasi, sudah ada izin keramaian untuk demo tersebut.

Bahkan, pihak kepolisian juga telah memanggil para buruh membahas aksi demo yang akan digelar pada hari ini di kantor DPR RI.

"Padahal kita sudah sangat-sangat menggunakan birokrasi ya, gunakan pemberitahuan dipanggil Polres datang dan mengimbau jangan terjadi chaos dan harus terapkan protokol Covid-19 itu semua sudah kita gunakan. Semua faktanya hari ini kita mau berangkat teman-teman sudah nyewa bus, tetapi nyatanya di lapangan kita semua ditahan," kata dia.

Karena banyak yang tertahan itu, sejumlah buruh memaksa memilih berangkat tanpa atribut.

Baca juga: Buruh Demo Tolak RUU Cipta Kerja di DPR, Petugas Damkar Turut Bersiaga

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Magrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Magrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

Megapolitan
Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Megapolitan
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Megapolitan
Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Megapolitan
Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Megapolitan
Ini Alasan Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Restoran Selama Ramadhan

Ini Alasan Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Restoran Selama Ramadhan

Megapolitan
Hari Pertama Ramadhan, Harga Daging Sapi di Pasar Serpong Naik Jadi Rp 130.000 Per Kg

Hari Pertama Ramadhan, Harga Daging Sapi di Pasar Serpong Naik Jadi Rp 130.000 Per Kg

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X