Kompas.com - 08/10/2020, 22:38 WIB
 Polisi memukul mundur massa demonstran Omnibus Law UU Cipta Kerja ke arah Blok M setelah bentrokan pecah di Jembatan Semanggi Jalan Jenderal Sudirman Jakarta pada Komis (8/10/2029) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Polisi memukul mundur massa demonstran Omnibus Law UU Cipta Kerja ke arah Blok M setelah bentrokan pecah di Jembatan Semanggi Jalan Jenderal Sudirman Jakarta pada Komis (8/10/2029) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memukul mundur massa demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja ke arah Blok M setelah bentrokan pecah di Jembatan Semanggi Jalan Jenderal Sudirman Jakarta pada Komis (8/10/2029) malam.

Massa demo sempat bentrok dengan polisi beberapa menit. Mereka terus merangsek maju ke arah polisi.

Mobil baracuda terlihat maju untuk menghalau massa. Polisi terlihat mengamankan sejumlah demonstran.

Sebelumnya, bentrokan terjadi setelah massa melempari polisi dengan batu dan mengarahkan kembang api ke arah polisi.

Baca juga: Massa Lempari Batu di Jembatan Semanggi, Polisi Balas dengan Gas Air Mata

Massa maju ke arah barikade polisi di bawah Jembatan Semanggi.

Polisi kemudian membalas dengan tembakan gas air mata.

Pantauan Kompas.com, polisi sempat mundur tetapi kembali maju memukul mundur masa demonstran.

Massa berteriak-teriak sambil maju melempari polisi. Situasi saat ini Jembatan Semanggi sudah terpantau kondusif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X