Hujan Deras Selama Dua Jam, Kawasan Kelapa Dua Wetan Tergenang

Kompas.com - 10/10/2020, 21:18 WIB
Banjir merendam wilayah RW 09, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2020) malam. Dokumentasi Kelurahan Kelapa Dua WetanBanjir merendam wilayah RW 09, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2020) malam.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Genangan air muncul di kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya di depan kampus Iprija, Sabtu (10/10/2020).

Dari pantauan Kompas.com pukul 20.38 WIB, genangan air di sana setinggi 30 cm. Genangan tersebut muncul pascahujan beserta angin kencang melanda kawasan itu sejak pukul 18.00 WIB.

Menurut Yudha salah satu warga yang ada di lokasi, kawasan tersebut memang kerap dilanda banjir jika hujan besar terjadi.

Hal tersebut karena kondisi selokan yang kerap mampet.

Baca juga: Hujan Deras Sejak Sore, Genangan Air Mulai Muncul di Jakarta Timur

"Tadi paling tinggi sekitar pukul 20.00 WIB. Setinggi betis banjirnya," ucap dia.

Senada dengan Yudha, Ilham selaku warga setempat juga mengatakan hal yang sama.

Dia mengatakan saat ini kondisi jauh lebih baik dari beberapa tahun lalu. Dahulu, banjir bisa setinggi 50 sentimeter. Namun setelah jalanan dan selokan sudah diperbaiki, genangan pun sudah tak setinggi dahulu.

"Dahulu bisa selutut, yah sekitar 50 sentimeter lah. Karena sudah diperbaiki (jalanan dan selokan) jadi cepat surut," ucap dia.

Hingga saat ini, genangan air masih terlihat di lokasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siap Digunakan untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19 Pekan Depan

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siap Digunakan untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19 Pekan Depan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasutri yang Tawarkan Investasi Fiktif, Kerugian Korban Rp 39 Miliar

Polisi Tangkap Pasutri yang Tawarkan Investasi Fiktif, Kerugian Korban Rp 39 Miliar

Megapolitan
Jokowi Klaim Pandemi Terkendali, IDI Bingung Apa Indikatornya

Jokowi Klaim Pandemi Terkendali, IDI Bingung Apa Indikatornya

Megapolitan
Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Nota Keberatan John Kei

Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Nota Keberatan John Kei

Megapolitan
Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Megapolitan
Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Megapolitan
KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol JORR Bekasi Barat

Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol JORR Bekasi Barat

Megapolitan
Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

Megapolitan
Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Penyanyi Nindy Kembali Diperiksa Polisi, Kali Ini Soal Kepemilikan Senjata Api Suaminya

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Bawaslu Tangsel Sesalkan KPU Buka Kota Suara Tanpa Perintah MK

Megapolitan
Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Beda PPKM di Jakarta Tahap I dan II yang Perlu Diketahui

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X