Kompas.com - 14/10/2020, 22:17 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi pusat isolasi Covid-19 di kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Senin (7/9/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi pusat isolasi Covid-19 di kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Senin (7/9/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor rupanya tidak serta-merta mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah memberikan lampu hijau terhadap pembukaan bioskop di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku belum memikirkan rencana untuk membuka kembali layanan bioskop di Kota Hujan meski berstatus zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

Bima mengaku punya alasan lain mengapa sampai saat ini belum mengizinkan bioskop untuk dibuka kembali.

Baca juga: Sejumlah Prosedur yang Harus Dipenuhi Manajemen Bioskop agar Bisa Beroperasi Saat PSBB Transisi

Dia mengatakan, terlalu berisiko jika bioskop dibuka pada masa-masa ini, sebab masih berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.

"Bioskop, belum (dibuka), di Kota Bogor karena risiko kontaknya masih tinggi," kata Bima, Rabu (14/10/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bima menuturkan, belum bisa memastikan kapan bioskop akan dibuka di Kota Bogor.

Namun, kata Bima, Kota Bogor akan menyesuaikan penerapan PSBB transisi DKI Jakarta, salah satunya memperbolehkan tempat usaha seperti rumah makan dan restoran beroperasi dan melayani dine in hingga pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Pemkot Bekasi Sebut Pengelola Bioskop Belum Ajukan Izin Operasional di Masa Pandemi

"Rumah makan dan restoran, silahkan, bisa melakukan kegiatan musik dan lain-lain, batas waktu pukul 21.00 WIB dengan protokol kesehatan," sebutnya.

Saat ini, lanjut dia, Pemkot Bogor masih fokus pada penanganan kasus Covid-19 yang berasal dari klaster perkantoran atau tempat kerja.

Sebab, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, klaster perkantoran berada di posisi pertama penyebaran Covid-19.

"Penularan Covid-19 terbesar di Kota Bogor masih berasal dari perkantoran. Karena itu kita minta setiap kantor membentuk tim Satgas Covid masing-masing. Kita akan perketat pengawasan di sana," pungkas Bima.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Megapolitan
Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Warga Sebut Sudah Terjadi Lima Kali

Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Warga Sebut Sudah Terjadi Lima Kali

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa 2 Ambulans Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Serpong

Pohon Tumbang Timpa 2 Ambulans Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di Serpong

Megapolitan
Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Anies Serius Jalani Putusan Hakim di Kasus Polusi Udara

Fraksi PSI Minta Anies Serius Jalani Putusan Hakim di Kasus Polusi Udara

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Gelar Operasi Patuh Jaya Selama Dua Pekan

Polres Metro Bekasi Gelar Operasi Patuh Jaya Selama Dua Pekan

Megapolitan
Soal Belajar Tatap Muka Tingkat SD di Tangerang, Ini Penjelasan Wali Kota

Soal Belajar Tatap Muka Tingkat SD di Tangerang, Ini Penjelasan Wali Kota

Megapolitan
Jenazah Wanita 87 Tahun Ditemukan di Johar Baru, Rumahnya Terkunci

Jenazah Wanita 87 Tahun Ditemukan di Johar Baru, Rumahnya Terkunci

Megapolitan
Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Korban Derita Kerugian Rp 350 Juta

Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Korban Derita Kerugian Rp 350 Juta

Megapolitan
Roy Suryo Laporkan Politisi FH Terkait Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Roy Suryo Laporkan Politisi FH Terkait Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Megapolitan
Polres Tangsel Masih Buru Dua Komplotan Begal yang Beraksi di Bintaro

Polres Tangsel Masih Buru Dua Komplotan Begal yang Beraksi di Bintaro

Megapolitan
Dulu Digembar-gemborkan, Pembangunan Tugu Sepeda Anies Baswedan Kini Mangkrak…

Dulu Digembar-gemborkan, Pembangunan Tugu Sepeda Anies Baswedan Kini Mangkrak…

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.