Kompas.com - 16/10/2020, 09:54 WIB
Kali Sekretaris yang memunculkan banjir di sekitaran wilayah Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020). Nicholas Ryan AdityaKali Sekretaris yang memunculkan banjir di sekitaran wilayah Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kota Jakarta Barat meminta warga untuk menghentikan pembangunan apapun di bantaran Kali Sekretaris, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Camat Kebon Jeruk, Saumun, ketika dihubungi oleh Kompas.com, Jumat (16/10/2020).

"Kan kadang warga ada yang bangun dapur, bangun kamar mandi di situ. Itu maksudnya, jangan dulu," ujar Saumun.

Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto juga sempat menyampaikan hal serupa, dalam keterangan persnya, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

“Saya lihat masih ada masyarakat yang membangun di bantaran kali. Saya minta untuk tidak melakukan pembanguan di sekitar situ,” ujar Uus 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Imbauan tersebut dimaksudkan agar aliran air di Kali Sekretaris tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak terkena dampak luapan air saat curah hujan tinggi yang membuat kali membawa debit air yang besar.

Pasalnya, dalam beberapa kesempatan, debit air yang tinggi memicu banjir di kawasan tersebut.

Pada Januari 2020 lalu, besarnya debit air akibat curah hujan tinggi bahkan menyebabkan tanggul jebol.

Baca juga: Ketika Rencana Ahok Tinjau Kali Sekretaris Berakhir Ricuh

Sehari sebelumnya, pihak Pemkot juga melaksanakan gerebek lumpur guna membersihkan endapan lumpur yang menyumbat kali Kali Sekretaris.

Hal ini diharapkan mampu memicu air hujan untuk mengalir dengan lancar ke Kali Sekretaris dan mengurangi genangan air yang ditimbulkan. 

"Mungkin untuk menghilangkan (banjir) sama sekali belum, karena itu kalinya kecil, debit airnya besar, tapi untuk mengurangi genangan air mudah-mudahan bisa lewat upaya-upaya ini," tambah Saumun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

Megapolitan
Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Megapolitan
Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.