Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Kompas.com - 25/10/2020, 14:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di basement Pasaraya Manggarai, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta, Minggu (25/10/2020) siang.

Akses tunggal ke sumber api dan asap tebal sempat menyulitkan kerja petugas pemadam kebakaran.

Pemadam harus masuk bergantian dan menggunakan alat bantu pernafasan untuk memadamkan api di ruang panel listrik.

Kepala Pleton Grup C Sektor VII Setiabudi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sarono mengatakan, ketika pihaknya tiba, asap tebal sudah memenuhi ruang panel listrik.

Baca juga: Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Asap Tebal Mengepul

Pihaknya kesulitan untuk memadamkan api karena asap memenuhi area sumber api.

“Asap pekat dan akses masuk ke panel itu satu jalur. Itu anggota gantian keluar masuk. Untuk mencapai sumber api itu sulit karena asap pekat dan menyengat,” kata Sarono saat dikonfirmasi, Minggu siang.

Asap tebal berasal dari kabel-kabel listrik yang terbakar. Asap kemudian keluar hingga ke bagian atap gedung Pasaraya Manggarai.

“Kebakaran itu melelehkan kabel sebesar diameter jempol kaki. Kalau karet kabel terbakar itu kan bikin asap tebal dan pekat,” ujar Sarono.

Untuk mengurangi asap tebal, pemadam membuat lubang di beberapa bagian gedung untuk mengeluarkan asap.

Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan juga mengerahkan mobil penghisap asap.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu satu unit mobil pemadam dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, serta 55 personel dikerahkan.

“Akhirnya sekitar 1,5 jam api mampu diatasi walaupun awal ada kendala menghadapi asap tebal,” ujar Sarono.

Pemadaman selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Penyebab kebakaran diduga berawal dari arus pendek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Targetkan 5.000 Pesantren Ikut Program OPOP hingga Akhir 2022

Ridwan Kamil Targetkan 5.000 Pesantren Ikut Program OPOP hingga Akhir 2022

Megapolitan
UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen, KSPI: Heru Budi Tak Sensitif Terhadap Hidup Buruh

UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen, KSPI: Heru Budi Tak Sensitif Terhadap Hidup Buruh

Megapolitan
Guru SD Predator Anak di Bekasi Ditangkap, Polisi: Korban Ada yang Masih Kelas 2 SD

Guru SD Predator Anak di Bekasi Ditangkap, Polisi: Korban Ada yang Masih Kelas 2 SD

Megapolitan
2 PNS Terduga Pelaku Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dipecat

2 PNS Terduga Pelaku Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dipecat

Megapolitan
Kondisi Bayi yang Ditemukan Ojol di Jembatan Cengkareng: Dikerubungi Semut dan Bibir Membiru

Kondisi Bayi yang Ditemukan Ojol di Jembatan Cengkareng: Dikerubungi Semut dan Bibir Membiru

Megapolitan
17 RT di Jaksel dan 2 Jakbar Masih Tergenang Banjir Malam Ini

17 RT di Jaksel dan 2 Jakbar Masih Tergenang Banjir Malam Ini

Megapolitan
Tok! UMP DKI Jakarta 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta

Tok! UMP DKI Jakarta 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Masalah Keluarga Diduga Picu Perempuan Bakar Diri di Tangerang

Masalah Keluarga Diduga Picu Perempuan Bakar Diri di Tangerang

Megapolitan
Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Jembatan Sepi Cengkareng, Dibuang Tak Lama Setelah Lahir

Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Jembatan Sepi Cengkareng, Dibuang Tak Lama Setelah Lahir

Megapolitan
Cerita Warga Muara Baru Berkali-kali Kebanjiran karena Tanggul Sering Jebol Sebelum Ditinggikan

Cerita Warga Muara Baru Berkali-kali Kebanjiran karena Tanggul Sering Jebol Sebelum Ditinggikan

Megapolitan
Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Ketua RT: Setahu Kami Keluarganya Baik-baik Saja, Enggak Pernah Cekcok

Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Ketua RT: Setahu Kami Keluarganya Baik-baik Saja, Enggak Pernah Cekcok

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 28-3 Desember 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 28-3 Desember 2022

Megapolitan
SMPN 13 Depok Terendam Banjir akibat Hujan Deras, Siswa Dipulangkan Lebih Awal

SMPN 13 Depok Terendam Banjir akibat Hujan Deras, Siswa Dipulangkan Lebih Awal

Megapolitan
Soal Tim Khusus Bahas Jakarta Usai Lepas Status Ibu Kota, Dinas Citata DKI Bantu Siapkan Data

Soal Tim Khusus Bahas Jakarta Usai Lepas Status Ibu Kota, Dinas Citata DKI Bantu Siapkan Data

Megapolitan
Miris, Tanggul Laut Muara Baru yang Retak Hanya Ditambal Batu Seadanya

Miris, Tanggul Laut Muara Baru yang Retak Hanya Ditambal Batu Seadanya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.