Gara-gara Hujan Deras, Tembok Rumah di Jagakarsa Longsor

Kompas.com - 30/10/2020, 14:37 WIB
Tembok rumah di Jalan Kecapi V Perumahan Villa Padi belakang taman Spatodhea RT 13/05, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (29/10/2020). Dok. Kelurahan JagakarsaTembok rumah di Jalan Kecapi V Perumahan Villa Padi belakang taman Spatodhea RT 13/05, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (29/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah tembok rumah yang berbatasan dengan saluran air Kali Gudang Baru di Jalan Kecapi V Perumahan Villa Padi belakang Taman Spatodhea, RT 13/05, Jagakarsa, Jakarta longsor pada Kamis (29/10/2020).

" Longsor itu karena hujan deras Rabu kemarin," kata Lurah Jagakarsa, Abdul Latif saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2020) siang.

Latif mengatakan, tembok di pinggir kali tersebut tak kuat menahan debit aliran air. Latif mengatakan, tembok yang longsor itu tak menimbulkan korban jiwa.

"Saat ini sudah dalam penanganan PPSU. Longsoran sudah dibersihkan dan aliran sudah lancar," tambahnya.

Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan juga sudah melakukan penanganan terhadap tembok yang longsor. Anggota Sudin SDA Jakarta Selatan dan PPSU Jagakarsa membobok materian longsor yang menghalangi aliran air secara manual.

Pembobokan dilakukan dalam rangka normalisasi kali agar dapat mengalir lancar.

Latif mengatakan, longsornya tembok ke PHB Gudang Baru telah ditinjau oleh Camat Jagakarsa, Polsek Jagakarsa, dan Danramil 08 Jagakarsa.

"Dari pihak pengembang juga sudah mengambil penanganan tembok yang longsor," kata Latif.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Klaim Biayai 9.800 Tes Swab Gratis Setiap Hari

Pemprov DKI Klaim Biayai 9.800 Tes Swab Gratis Setiap Hari

Megapolitan
Sudah 38 Orang Positif Covid-19 Hasil Pelacakan Kontak Lurah Petamburan

Sudah 38 Orang Positif Covid-19 Hasil Pelacakan Kontak Lurah Petamburan

Megapolitan
Pembangunan Pilar Jati Bike Park Macet 2 Minggu Belakangan

Pembangunan Pilar Jati Bike Park Macet 2 Minggu Belakangan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Warga Petamburan Lakukan Tes Covid-19

Wagub DKI Minta Warga Petamburan Lakukan Tes Covid-19

Megapolitan
Polisi: Millen Cyrus Gunakan Sabu-sabu untuk Hilangkan Stres dan Galau

Polisi: Millen Cyrus Gunakan Sabu-sabu untuk Hilangkan Stres dan Galau

Megapolitan
Transjakarta Belum Bukan Lowongan, Hati-hati Penipuan

Transjakarta Belum Bukan Lowongan, Hati-hati Penipuan

Megapolitan
Pengiriman Sempat Terkendala, 1 Juta Surat Suara Tiba di Gudang KPU Tangsel

Pengiriman Sempat Terkendala, 1 Juta Surat Suara Tiba di Gudang KPU Tangsel

Megapolitan
Wagub DKI Minta Jokowi Buat Kebijakan untuk Tekan Angka Covid-19 Saat Libur Akhir 2020

Wagub DKI Minta Jokowi Buat Kebijakan untuk Tekan Angka Covid-19 Saat Libur Akhir 2020

Megapolitan
Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Bahas Perkembangan Uji Coba Vaksin Covid-19

Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Bahas Perkembangan Uji Coba Vaksin Covid-19

Megapolitan
Politisi PKS Minta Anies Kaji Ulang Program Rumah DP Rp 0

Politisi PKS Minta Anies Kaji Ulang Program Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Wagub DKI soal KBM Tatap Muka: Kami Lihat Kondisi Covid-19 dalam 1-2 Bulan ke Depan

Wagub DKI soal KBM Tatap Muka: Kami Lihat Kondisi Covid-19 dalam 1-2 Bulan ke Depan

Megapolitan
Anies Baca Buku How Democracies Die, Wagub DKI: Tak Usah Ditafsirkan Berlebihan

Anies Baca Buku How Democracies Die, Wagub DKI: Tak Usah Ditafsirkan Berlebihan

Megapolitan
Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tingkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tingkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X