UPDATE 2 November: 212 Pasien Covid-19 di Tangerang Masih Dirawat, Terbanyak dari Karawaci

Kompas.com - 02/11/2020, 18:16 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di wilayah Kota Tangerang masih terus bertambah hingga Senin (2/11/2020).

Dinas Kesehatan, melalui laman resmi Pemerintah Kota Tangerang, mengumumkan 14 kasus positif Covid-19 pada Senin hari ini.

Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 di Tangerang sudah mencapai 2.210 kasus.

Dari jumlah tersebut, 1.933 pasien di antaranya dinyatakan sudah sembuh. Sementara 65 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Baca juga: UPDATE: 2.618 Kasus Baru Covid-19 di 27 Provinsi, Jakarta Tertinggi dengan 1.024

Saat ini, terdapat 212 pasien terkonfirmasi Covid-19 di Tangerang yang masih menjalani perawatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasien yang masih menjalani perawatan di wilayah Tangerang paling banyak berasal dari wilayah Kecamatan Karawaci, yakni 39 orang.

Kemudian ada Kecamatan Periuk dengan jumlah 37 orang yang masih menjalani perawatan.

Selain itu, Kecamatan Periuk masih menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Kota Tangerang, yakni dengan 265 kasus.

Berikut sebaran kasus Covid-19 di 13 kecamatan Kota Tangerang:

Kecamatan Periuk

Jumlah kasus: 265

Dalam Perawatan: 37

Sembuh: 220

Meninggal: 8

Kecamatan Karawaci

Jumlah kasus: 260

Dalam Perawatan: 39

Sembuh: 215

Meninggal: 6

Kecamatan Cipondoh

Jumlah kasus: 219

Dalam Perawatan: 15

Sembuh: 195

Meninggal: 9

Baca juga: UPDATE 8 Bulan Covid-19 RI: Total Kasus 415.402, Bertambah 2.618

Kecamatan Pinang

Jumlah kasus: 205

Dalam Perawatan: 21

Sembuh: 179

Meninggal: 5

Kecamatan Larangan

Jumlah kasus: 202

Dalam Perawatan: 17

Sembuh: 179

Meninggal: 6

Kecamatan Tangerang

Jumlah kasus: 183

Dalam Perawatan: 20

Sembuh: 159

Meninggal: 6

Kecamatan Cibodas

Jumlah kasus: 177

Dalam Perawatan: 11

Sembuh: 161

Meninggal: 5

Kecamatan Ciledug

Jumlah kasus: 161

Dalam Perawatan: 15

Sembuh: 139

Meninggal: 7

Kecamatan Karang Tengah

Jumlah kasus: 156

Dalam Perawatan: 8

Sembuh: 142

Meninggal: 6

Kecamatan Jatiuwung

Jumlah kasus: 149

Dalam Perawatan: 13

Sembuh: 135

Meninggal: 1

Kecamatan Benda

Jumlah kasus: 80

Dalam Perawatan: 1

Sembuh: 79

Meninggal: 0

Kecamatan Neglasari

Jumlah kasus: 82

Dalam Perawatan: 8

Sembuh: 70

Meninggal: 4

Kecamatan Batuceper

Jumlah kasus: 71

Dalam Perawatan: 9

Sembuh: 60

Meninggal: 2



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Paripurna Interpelasi Formula E Disebut Ilegal, Ketua Fraksi PDIP: Ilegalnya di Mana?

Sidang Paripurna Interpelasi Formula E Disebut Ilegal, Ketua Fraksi PDIP: Ilegalnya di Mana?

Megapolitan
Komplotan Penembak Pria di Tangerang Ditangkap, Ini Peran Masing-masing Pelaku

Komplotan Penembak Pria di Tangerang Ditangkap, Ini Peran Masing-masing Pelaku

Megapolitan
Terlapor Kasus Pelecehan Seksual di KPI Disebut Rayu Korban agar Cabut Laporan

Terlapor Kasus Pelecehan Seksual di KPI Disebut Rayu Korban agar Cabut Laporan

Megapolitan
Drama Politik DPRD DKI soal Interpelasi Formula E, Prasetio Sebut M Taufik cs Bikin Parlemen Jalanan

Drama Politik DPRD DKI soal Interpelasi Formula E, Prasetio Sebut M Taufik cs Bikin Parlemen Jalanan

Megapolitan
Tugu Pamulang yang Mirip Toren Air Akan Direvitalisasi Pekan Ketiga Oktober 2021

Tugu Pamulang yang Mirip Toren Air Akan Direvitalisasi Pekan Ketiga Oktober 2021

Megapolitan
Dituding Gelembungkan Dana Reses dan Dipecat, Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun

Dituding Gelembungkan Dana Reses dan Dipecat, Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun

Megapolitan
Anies: Layanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan Bikin Warga Jakarta Beruntung

Anies: Layanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan Bikin Warga Jakarta Beruntung

Megapolitan
Dinsos: 70 Persen Gelandangan dan Pengemis di Kota Bekasi Merupakan Pendatang

Dinsos: 70 Persen Gelandangan dan Pengemis di Kota Bekasi Merupakan Pendatang

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Selidiki Kasus Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Alasan PSI Pecat Viani Limardi, dari Langgar Ganjil Genap hingga Gelembungkan Dana Reses

Alasan PSI Pecat Viani Limardi, dari Langgar Ganjil Genap hingga Gelembungkan Dana Reses

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Penembak Pria di Tangerang

Polisi Tangkap Komplotan Penembak Pria di Tangerang

Megapolitan
Jadi Wilayah Paling Padat Penduduk di Jakbar, Kelurahan Kapuk Akan Dimekarkan

Jadi Wilayah Paling Padat Penduduk di Jakbar, Kelurahan Kapuk Akan Dimekarkan

Megapolitan
Viani Limardi Dipecat PSI, Apa Dasar Aturannya?

Viani Limardi Dipecat PSI, Apa Dasar Aturannya?

Megapolitan
Buntut Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, KPAI Bakal Evaluasi Status Kota Layak Anak Tangsel

Buntut Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, KPAI Bakal Evaluasi Status Kota Layak Anak Tangsel

Megapolitan
Anggota DPRD Viani Limardi yang Dipecat PSI sebagai Kader Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi

Anggota DPRD Viani Limardi yang Dipecat PSI sebagai Kader Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.