Kompas.com - 06/11/2020, 12:52 WIB
Ilustrasi jenazah, jasad manusia SHUTTERSTOCKIlustrasi jenazah, jasad manusia

JAKARTA, KOMPAS.comBocah 11 tahun yang terseret arus Kali Kanal Banjir Timur (KBT), Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, ditemukan tewas, Jumat (6/11/2020).

Korban bernama Afwan Qolby Trinugroho itu ditemukan tim SAR gabungan di kawasan Cakung, atau 5 kilometer dari lokasi awal dia terseret, sekitar pukul 10.35 WIB.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman, dalam keterangan tertulis, Jumat.

Hendra mewakili pemerintah juga mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian itu.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Cari Bocah Tenggelam yang Diduga Terseret Arus Kanal Banjir Timur

Kepala Seksie Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, juga memastikan jenazah korban telah ditemukan.

"Mayat yang di KBT sudah ditemukan, saat ini dievakuasi oleh tim," ucap Gatot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim SAR dalam operasi itu melibatkan ratusan personel yang berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Kodim Jakarta Timur, Polsek Duren Sawit, BPBD DKI Jakarta, Damkar Duren Sawit, dan beberapa elemen masyarakat.

Afwan tenggelam pada Rabu lalu. Namun, laporan tenggelam baru diketahui keesokan harinya setelah kedua teman korban melaporkan kejadian kepada keluarga.

Baca juga: Di Jaktim, Jumlah Warga yang Terkena Razia Masker Semakin Berkurang

Gatot menjelaskan kronologi terseretnya Afwan di KBT.

"Pada Rabu siang, saat korban bermain bersama temannya di Kali KBT, korban dan dua temannya terbawa arus," ucap dia.

Namun, dua teman bisa menyelamatkan diri, sedangkan korban tenggelam dan kini ditemukan tewas.



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Megapolitan
Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Turun Signifikan, BOR di RSUD Kota Bekasi Kini 56 Persen

Jumlah Pasien Covid-19 Turun Signifikan, BOR di RSUD Kota Bekasi Kini 56 Persen

Megapolitan
Sempat 93 Persen, BOR di RS Rujukan Kota Tangerang Kini Sentuh 53 Persen

Sempat 93 Persen, BOR di RS Rujukan Kota Tangerang Kini Sentuh 53 Persen

Megapolitan
Masuk Lippo Mall Kramatjati, Pengunjung Harus Tunjukkan Surat Vaksinasi Covid-19

Masuk Lippo Mall Kramatjati, Pengunjung Harus Tunjukkan Surat Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi: Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diduga karena Pengisian Nitrogen AC

Polisi: Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Diduga karena Pengisian Nitrogen AC

Megapolitan
Tanah Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Tinggal Tunggu Waktu Rumah Saya Roboh

Tanah Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Tinggal Tunggu Waktu Rumah Saya Roboh

Megapolitan
Tangerang Masih Berstatus PPKM Level 4, Wali Kota: Enggak Buru-buru Turun, Takut Kayak Negara Lain

Tangerang Masih Berstatus PPKM Level 4, Wali Kota: Enggak Buru-buru Turun, Takut Kayak Negara Lain

Megapolitan
Belum Ada Bus AKAP Berangkat dari Terminal Pulogebang 12 Hari Terakhir

Belum Ada Bus AKAP Berangkat dari Terminal Pulogebang 12 Hari Terakhir

Megapolitan
Pengendara Kawasaki Ninja Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Kembangan

Pengendara Kawasaki Ninja Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Kembangan

Megapolitan
Perlombaan Agustusan Dilarang di Depok, kecuali Virtual

Perlombaan Agustusan Dilarang di Depok, kecuali Virtual

Megapolitan
Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, 9 Orang Luka dan Sesak Napas

Kebakaran di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, 9 Orang Luka dan Sesak Napas

Megapolitan
Pasien Covid-19 Turun Signifikan, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Pasien Covid-19 Turun Signifikan, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Megapolitan
Deretan Kasus Pungli Bansos, Oknum Diduga Kutip Puluhan hingga Ratusan Ribu Uang Warga

Deretan Kasus Pungli Bansos, Oknum Diduga Kutip Puluhan hingga Ratusan Ribu Uang Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X