Tinjau Panen Raya di Tangerang, Kapolda Metro Nana Sudjana Pamit

Kompas.com - 19/11/2020, 14:19 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat memberikan sambutan dalam acara panen raya tanaman palawija di Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Tangerang, Kamis (19/11/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaKapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat memberikan sambutan dalam acara panen raya tanaman palawija di Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Tangerang, Kamis (19/11/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana menyampaikan salam perpisahan saat berkunjung Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020).

Kunjungan tersebut dilakukan Nana dalam rangka meninjau lokasi program Kampung Sehat Ketahanan Pangan sekaligus panen raya tanaman Palawija bersama warga setempat.

Nana menjelaskan, kegiatan di Kampung Sehat Ketahanan Pangan yang berlangsung pada Kamis, sebetulnya sudah ingin dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Perwira Polisi yang Dicopot dan Dilantik Setelah Simpatisan Rizieq Shihab Berkerumun Saat Pandemi

Namun, kata dia, baru bisa terealisasikan karena adanya kesibukan lain yang harus dikerjakannya beberapa hari terakhir.

"Dengan berbagai kompleksitas permasalahan, akhirnya hari ini, saya bisa untuk hadir bersama dengan Bapak Ibu sekalian. Khususnya dengan masyarakat Kampung Ledug," kata Nana Kamis (19/11/2020).

Nana menyampaikan, kunjungan yang dilakukannya pada Kamis ini, juga sekaligus perpisahan dia kepada masyarakat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Nana dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya dan dipindahkan sebagai Koordinator Staf Ahli Polri.

Ia dinilai lalai menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Ini bisa dikatakan ya mungkin sekalian pamitan ini, jadi di masa akhir pengabdian saya selaku Kapolda Metro Jaya," kata Nana.

Baca juga: Calon Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Pernah Usut Kasus Chat Mesum hingga Ungkap Jaringan Saracen

Kerumunan yang ditimbulkan oleh acara pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berbuntut panjang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Megapolitan
IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

Megapolitan
RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

Megapolitan
Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Megapolitan
50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X