Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Kompas.com - 24/11/2020, 15:24 WIB
Penerapan protokol kesehatan salah satunya dengan pembatas akrilik di The Atjeh Connection Resto and Coffee Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 restoran di Jakarta yang membuka layanan makan di tempat harus menerapkan protokol kesehatan. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPenerapan protokol kesehatan salah satunya dengan pembatas akrilik di The Atjeh Connection Resto and Coffee Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 restoran di Jakarta yang membuka layanan makan di tempat harus menerapkan protokol kesehatan.
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi Tedy Hafni mengatakan, pajak dari sektor restoran jadi penyumbang terbesar pemasukan daerah tahun 2020.

Restoran jadi penyumbang terbesar jika dibandingkan dengan sektor lain yang ada dalam naungan Disparbud, yakni hotel dan tempat hiburan.

Dari data yang diberikan Tedy, target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bekasi di sektor restoran sebesar Rp 259,2 miliar, tepatnya Rp 259.205.292.034.

Sementara itu, hingga saat ini, pajak yang berhasil dikumpulkan pemerintah mencapai Rp 198,9 miliar, tepatnya Rp 198.951.969.207.

"Sudah tercapai 76 persen dari target atau kurang lebih Rp 198 miliar dengan kondisi seperti ini (Covid-19)," kata Tedy saat dikonfirmasi, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Pemasukan Pajak Tempat Hiburan di Kota Bekasi Tahun 2020 Hanya Rp 22 Miliar

Sementara itu, penerimaan pajak dari hotel, lanjut Tedy, sebesar Rp 20.516.922.798 dari target Rp 25.219.110.065.

Dari sektor tempat hiburan, penerimaan pajak sebesar Rp 22.486.382.840. Realisasi penerimaan pajak tersebut jauh dari target pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini, yakni Rp 42.292.461.045.

Walau belum memenuhi target, Tedy mengaku bersyukur penerimaan pajak dari sektor restoran bisa mencapai angka Rp 198,9 miliar.

Sebab, selama pandemi Covid-19, banyak regulasi yang mengatur restoran untuk beroperasi.

Baca juga: Penerimaan Pajak dari Transaksi Digital hingga Akhir Oktober 2020 Capai Rp 297 Miliar

Salah satunya jam operasional dan tata cara memesan makanan.

"Dulu kami sempat membatasi waktu sampai operasional. Dahulu juga take away (bawa pulang) saja kan. Sekarang sudah bisa dine in (makan di tempat) walaupun sudah dibatasi sampai jam 18.00, kemudian sampai jam 21.00 WIB," kata dia.

"Alhamdulillah perlahan kami sudah hampir mencapai target untuk restoran," kata Tedy.

Menjelang libur akhir tahun pada Desember mendatang, Tedy yakin, penerimaan pajak dari sektor pariwisata akan besar.

Pemkot Bekasi akan menggenjot penerimaan pajak dari sektor tempat hiburan, mengingat realisasinya saat ini masih jauh dari target.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen Diserbu Pembeli Jelang Buka Puasa

Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen Diserbu Pembeli Jelang Buka Puasa

Megapolitan
Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

Megapolitan
Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Megapolitan
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Megapolitan
Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Megapolitan
Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Megapolitan
Ini Alasan Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Restoran Selama Ramadhan

Ini Alasan Pemprov DKI Perpanjang Jam Operasional Restoran Selama Ramadhan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X