Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin "Ngopi" Bareng Warga

Kompas.com - 03/12/2020, 22:06 WIB
Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pilkada Tangsel 2020, Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, berfoto di depan oplet di halaman Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020) KOMPAS.com/TRIA SUTRISNABakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pilkada Tangsel 2020, Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, berfoto di depan oplet di halaman Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad- Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berjanji akan menampung aspirasi masyarakat apabila mereka dipercaya untuk memimpin kota tersebut.

Kegiatan ini, menurut Muhamad, dapat dilakukan melalui berbagai macam cara mulai dari mengadakan forum formal hingga informal.

Namun, mantan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan ini yakin bahwa masyarakat akan lebih terbuka dan mau menyampaikan aspirasi mereka jika pertemuan dilaksanakan secara informal atau santai.

Oleh sebab itu, ia berjanji akan sering turun ke lapangan menyapa masyarakat untuk menyerap aspirasi mereka. Di antara kegiatan tersebut adalah dengan menghadiri kondangan, takziah, hingga ngopi di warung.

"Masyarakat sangat terbuka jika aspirasi disampaikan secara informal. Sedangkan di forum (formal), hal ini tidak terjadi," ujar Muhamad di acara debat kedua Pilkada Tangsel yang disiarkan langsung oleh Metro TV, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Muhamad-Sara Singgung Meme Taj Mahal hingga Lampu Jalan Saat Debat Pilkada Tangsel

Sementara wakilnya, Saraswati, mengungkapkan bahwa mereka sudah menyerap aspirasi masyarakat tersebut bahkan sejak sebelum pencoblosan dilakukan.

Hal ini, imbuhnya, akan tetap dilanjutkan ke depan jika mereka terpilih.

"Kita tidak perlu menunggu pelantikan. Bahkan dari sekarang kami sudah adakan 'berZOOMpa dengan Mpok Saraswati,' Kami akan lanjutkan ke depan untuk memastikan bahwa masyarakat bisa didengar," ujar ponakan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini.

Diketahui BerZOOMpa dengan Mpok Saraswati merupakan program yang diadakan oleh paslon nomor urut satu tersebut untuk menyaring aspirasi masyarakat secara daring (dalam jaringan) melalui aplikasi ZOOM di tengah pandemi Covid-19.

Masyarakat yang ingin 'menyapa' calon Wakil Wali Kota Tangsel ini dapat menghubungi kontak 0813 7777 4090 untuk informasi lebih lanjut, sebagaimana yang disampaikan oleh Sara di akun media sosialnya pada 9 September 2020 lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X