Kompas.com - 07/12/2020, 13:05 WIB
Hujan yang mengguyur Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur sejak Minggu (6/12/2020) petang, membuat beberapa RT tergenang air. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADHujan yang mengguyur Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur sejak Minggu (6/12/2020) petang, membuat beberapa RT tergenang air.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sejak Minggu (6/12/2020) petang, membuat beberapa RT tergenang air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, setidaknya terdapat 18 RT di Kampung Melayu yang tergenang air.

Ketinggian air bervariasi, antara 10-30 sentimeter hingga 61-80 sentimeter.

Baca juga: Banjir Surut di Jaksel, 22 RT Masih Tergenang di Jaktim

Pantauan Kompas.com pada Senin (7/12/2020) pukul 12.00 WIB, genangan air di Kampung Melayu mulai surut.

Di dekat aliran air Kali Ciliwung, genangan air tertinggi sekitar 20 sentimeter.

Beberapa warga dibantu petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) membersihkan rumah dan lingkungannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tinggal nunggu surutnya aja ini," kata petugas PPSU Kampung Melayu, Faisal Ramadhan, di lokasi.

Baca juga: 4 RT di Pejaten Timur Sempat Tergenang, Surut Pukul 06.00 WIB

Salah satu warga, Haryanti, mengatakan bahwa genangan air sudah menggenang sejak kemarin sore.

"Tadi sekitar pukul 07.30 baru reda, pukul 06.00 hujan masih deras," kata dia.

Sementara itu, Lurah Kampung Melayu Setiawan mengatakan, genangan sebagian merupakan kiriman dari Bogor.

"Selain curah hujan tinggi, air di Kali Ciliwung meluap karena kiriman dari Bogor," ucap Setiawan di kantornya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Megapolitan
Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Megapolitan
Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja Tutup Usia

Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja Tutup Usia

Megapolitan
Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Megapolitan
Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Megapolitan
Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Megapolitan
Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Megapolitan
Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Megapolitan
Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Megapolitan
Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Megapolitan
Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Megapolitan
Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X