Pemungutan Suara Ulang Pilkada Tangsel di TPS 15 Pamulang Timur, Pemilih Tetap Antusias

Kompas.com - 13/12/2020, 10:52 WIB
Suasana Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15 Kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan saat pemungutan suara ulang Pilkada Tangerang Selatan 2020, Minggu (13/12/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaSuasana Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15 Kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan saat pemungutan suara ulang Pilkada Tangerang Selatan 2020, Minggu (13/12/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pencoblosan ulang untuk Pilkada Tangerang Selatan 2020 di tiga TPS yang ditemukan pelanggaran.

Salah satunya adalah TPS 15 Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan, Minggu (13/12/2020).

Dari pantauan Kompas.com, cukup banyak pemilih yang kembali hadir ke TPS tersebut untuk menggunakan hak pilihnya.

Baca juga: Ada Pelanggaran, KPU Gelar Pencoblosan Ulang di 3 TPS Pilkada Tangsel

Hingga pukul 10.30 WIB, tercatat ada 122 pemilih yang hadir dari 369 warga di Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 15 Kelurahan Pamulang Timur.

Sementara Pada Rabu (9/12/2020) lalu, total pemilih yang hadir ke TPS tersebut sebanyak 233 orang.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten Badrul Munir menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan di TPS tersebut adalah ditemukannya surat suara yang ditandatangani oleh pihak lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di TPS 15 ini adanya surat suara yang ditanda tangani atau di kelola oleh orang yang tidak berhak," ujar saat wawancarai, Minggu.

Baca juga: Ada Pelanggaran di 3 TPS, KPU Tangsel Pastikan Petugas yang Terlibat Tak Ikut Pencoblosan Ulang

Menurut dia, surat suara yang akan digunakan dalam pemilihan seharusnya ditanda tangani oleh ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS setempat.

Namun, kata Badrul, surat suara tersebut justru ditanda tangani oleh orang lain lantaran Ketua KPPS setempat disebut berhalangan hadir saat pemungutan suara, Rabu (13/12/2020).

"Sehingga surat suara dinyatakan rusak dan tidak berlaku, sehingga harus dilakukan pemungutan suara ulang," kata Badrul.

Adapun sampai saat ini proses pencoblosan ulang masih berlangsung hingga penutupan TPS pada pukul 13.00 WIB.

Baik petugas TPS maupun pemilih menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama proses pemungutan suara.

"Kalau Protokol Kesehatan sejauh ini dijalani dengan baik," pungkasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Produksi Tembakau Sintetis, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Produksi Tembakau Sintetis, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kurir Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Karawaci Tangerang

Kurir Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Karawaci Tangerang

Megapolitan
Diduga Intimidasi Jurnalis, Kadispora Tangsel Mengaku Emosi

Diduga Intimidasi Jurnalis, Kadispora Tangsel Mengaku Emosi

Megapolitan
Setuju Tarif Parkir Naik, Pengamat: Indonesia Sudah Lama Jadi Surga Parkir

Setuju Tarif Parkir Naik, Pengamat: Indonesia Sudah Lama Jadi Surga Parkir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Meninpisnya BOR di RSUD

Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Meninpisnya BOR di RSUD

Megapolitan
Update 23 Juni: 35.705 Pasien Covid-19 di Jakarta Dirawat, 4.693 Kasus Baru

Update 23 Juni: 35.705 Pasien Covid-19 di Jakarta Dirawat, 4.693 Kasus Baru

Megapolitan
Hasil Asesmen, Anji Segera Keluar Tahanan untuk Rehabilitasi

Hasil Asesmen, Anji Segera Keluar Tahanan untuk Rehabilitasi

Megapolitan
Amankan Pria Positif Covid-19 yang Mengamuk di RSUD Pasar Minggu, 2 Satpam Tertular

Amankan Pria Positif Covid-19 yang Mengamuk di RSUD Pasar Minggu, 2 Satpam Tertular

Megapolitan
Pemkot Tangerang Minta Perkantoran Patuhi Skema WFH dan WFO

Pemkot Tangerang Minta Perkantoran Patuhi Skema WFH dan WFO

Megapolitan
Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Megapolitan
Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Megapolitan
Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Megapolitan
Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X