Kompas.com - 22/12/2020, 16:35 WIB
Foto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFoto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, tak lagi menerima pasien positif Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Pasien OTG yang saat ini ada di Tower 5 pun akan dipindah dan dipulangkan.

Hal ini dilakukan karena keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Tower 4, 6, dan 7 terus meningkat dan sudah mencapai 75 persen.

"Karena pasien bergejala di tiga tower sudah lebih dari 75 persen, sehingga perlu spare untuk pasien bergejala. Akhirnya di Tower 5 dipakai untuk pasien bergejala, sehingga praktis kami sudah tidak menerima pasien orang tanpa gejala," kata Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet Letkol Laut Muhammad Arifin kepada Kompas.com, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Kapuskes RSD Wisma Atlet Usul Tower 2 dan 3 Difungsikan untuk Perawatan

Arifin mengatakan, Tower 4 saat ini sudah terisi 82,28 persen atau 1.272 orang pasien dari 1.546 tempat tidur yang tersedia.

Sementara itu, Tower 6 sudah terisi 62,62 persen atau 814 orang pasien dari 1.300 tempat tidur yang tersedia.

Adapun Tower 7 sudah terisi 75,92 persen atau 1.198 orang pasien dari 1.578 tempat tidur yang tersedia.

Secara total, Tower 4, 6, dan 7 RSD Wisma Atlet sudah terisi 74,23 persen atau 3.284 pasien dari 4.424 tempat tidur yang tersedia. Pasien yang dirawat adalah yang mengalami gejala ringan dan berat.

Baca juga: Rapid Test Reaktif, 28 Peserta Aksi 1812 Dibawa ke Wisma Atlet

Sementara itu, kapasitas Tower 5 yang menjadi flat isolasi mandiri hingga saat ini masih terisi 71,59 persen atau 1.124 orang pasien dari 1.570 tempat tidur yang tersedia.

Pasien tanpa gejala tersebut dipindahkan ke Wisma Pademangan atau dipulangkan.

"Tapi untuk pasien baru sudah tidak diterima untuk OTG," kata Arifin.

Arifin berharap pemerintah daerah bisa segera menyediakan tempat isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala. Sebab, Wisma Atlet di Pademangan juga sudah hampir penuh.

"Yang di Pademangan juga di sana sudah 80 persen. Sekarang harapannya isolasi di hotel yang kerja sama pemerintah daerah," ujar Arifin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Pemudik Terobos Pos Penyekatan Kedungwaringin, Polisi: Masyarakat Belum Sadar Pentingnya Larangan Mudik

Ribuan Pemudik Terobos Pos Penyekatan Kedungwaringin, Polisi: Masyarakat Belum Sadar Pentingnya Larangan Mudik

Megapolitan
Satpol PP Tertibkan Pedagang di Trotoar Dekat Stasiun Tanah Abang

Satpol PP Tertibkan Pedagang di Trotoar Dekat Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Beragam Aksi Debt Collector yang Tak Jera Rampas Kendaraan Debitur, Ada Aturan Penarikan Objek Kredit Macet

Beragam Aksi Debt Collector yang Tak Jera Rampas Kendaraan Debitur, Ada Aturan Penarikan Objek Kredit Macet

Megapolitan
Libur Lebaran, Ancol Buka dengan Kapasitas 30 Persen

Libur Lebaran, Ancol Buka dengan Kapasitas 30 Persen

Megapolitan
Rizieq Shihab Masih Ingin Hadirkan Saksi Meringankan, Sidang Tuntutan Diundur

Rizieq Shihab Masih Ingin Hadirkan Saksi Meringankan, Sidang Tuntutan Diundur

Megapolitan
986 Kendaraan Harus Balik Arah dari Pos Penyekatan Cikarang Barat, Minggu Kemarin

986 Kendaraan Harus Balik Arah dari Pos Penyekatan Cikarang Barat, Minggu Kemarin

Megapolitan
Tak Ada Izin, Bazar di Cimanggis Depok Dibubarkan Polisi

Tak Ada Izin, Bazar di Cimanggis Depok Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Marahi Anak Buahnya, Anies: Malu Sesungguhnya Kita! Ada Instruksi Tidak Dilaksanakan

Marahi Anak Buahnya, Anies: Malu Sesungguhnya Kita! Ada Instruksi Tidak Dilaksanakan

Megapolitan
Pertanyakan Satu Pasal dalam Dakwaan Rizieq Shihab, Ahli: Tidak Membicarakan Soal Kerumunan

Pertanyakan Satu Pasal dalam Dakwaan Rizieq Shihab, Ahli: Tidak Membicarakan Soal Kerumunan

Megapolitan
Pangdam Jaya Ceritakan Kronologi Debt Collector Coba Rampas Mobil yang Dibawa Babinsa

Pangdam Jaya Ceritakan Kronologi Debt Collector Coba Rampas Mobil yang Dibawa Babinsa

Megapolitan
Kisah Cinta Pangeran Kesultanan Banten di Balik Berdirinya Masjid Raya Al-Ikhlas Cilenggang

Kisah Cinta Pangeran Kesultanan Banten di Balik Berdirinya Masjid Raya Al-Ikhlas Cilenggang

Megapolitan
Debt Collector Rampas Kendaraan, Pangdam Jaya: Premanisme Kita Akan Tumpas!

Debt Collector Rampas Kendaraan, Pangdam Jaya: Premanisme Kita Akan Tumpas!

Megapolitan
TMII Batasi Pengunjung Maksimal 18.000 Orang Saat Libur Lebaran

TMII Batasi Pengunjung Maksimal 18.000 Orang Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Video dan Foto Ribuan Pemudik Jebol Pos Penjagaan Bekasi-Karawang, Petugas Kewalahan

Video dan Foto Ribuan Pemudik Jebol Pos Penjagaan Bekasi-Karawang, Petugas Kewalahan

Megapolitan
Cegah Kerumunan Jelang Lebaran, Satpol PP Jakbar Ketatkan Pengawasan di Tiga Titik Ini

Cegah Kerumunan Jelang Lebaran, Satpol PP Jakbar Ketatkan Pengawasan di Tiga Titik Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X