Kompas.com - 28/12/2020, 13:33 WIB
Lapangan latih JIS dengan rumput hybrid kombinasi antara lima persen rumput sintetis dan 95 persen rumput natural. ANTARA/Fauzi LambokaLapangan latih JIS dengan rumput hybrid kombinasi antara lima persen rumput sintetis dan 95 persen rumput natural.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan dua lapangan latih di Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Peresmian tersebut dilakukan Anies di saat pembangunan stadion utama JIS baru mencapai 42,1 persen di pembangunan minggu ke-69.

"Hari ini Senin tanggal 28 Desember 2020 lapangan latih Jakarta Internasional Stadium secara resmi dinyatakan dibuka dan digunakan, terima kasih," ucap Anies dalam konferensi pers virtual, Senin (28/12/2020).

Stadion utama JIS sendiri masih jauh dari kata dampung. Dari data yang diberikan PT Jakpro, pembangunan stadion yang akan memiliki kapasitas 82.000 penonton itu masih di bawah 50 persen.

Baca juga: JIS Siapkan Lapangan Latih untuk Persiapan Piala Dunia U-20

Dibangun di atas lahan seluas 221.000 meter persegi dengan anggaran Rp 4,08 triliun, pembangunan JIS ditargetkan akan rampung pada 2021 mendatang.

Stadion yang dibangun di pesisir utara Jakarta itu akan dilengkapi dengan atap buka-tutup otomatis pertama di Indonesia dan memiliki sky viewing deck di ketinggian 70 meter.

Begitu juga dengan rumput hybrid yang digunakan yang dinilai mampu tiga kali lebih tahan lama dibandingkan dengan rumput biasa.

Corporate Communication Manager PT Jakpro Melisa S Sjach mengatakan, untuk melihat keunggulan fasilitas rumput hybrid tersebut, saat ini sudah ada dua lapangan latih yang ada di sisi utara JIS yang menggunankan teknologi rumput hybrid tersebut.

"Dengan memakai rumput hybrid, JIS dimungkinkan menghelat dua pertandingan dalam satu hari di pertandingan resmi berstandar FIFA," ucap Melisa.

Baca juga: BREAKING NEWS, FIFA Resmi Batalkan Piala Dunia U20 2021

Pembangunan JIS direncanakan akan memiliki fasilitas restoran, ruang VIP dan ruang ganti yang mewah.

Begitu juga faktor penunjang lainnya seperti lahan parkir yang mampu menampung 800 mobil di parkir VIP dan VVIP dan 100 bus.

Begitu juga perlintasan jalur kereta api, LRT dan MRT yang akan dibangun seiring dengan pembangunan stadion JIS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nurmaya, Perempuan Penderma Nasi Bungkus dan Cerita Kejutan-kejutan yang Mengiringinya

Nurmaya, Perempuan Penderma Nasi Bungkus dan Cerita Kejutan-kejutan yang Mengiringinya

Megapolitan
PSK yang Dianiaya Pelanggan di Apartemen Ciputat Alami 14 Luka Tusuk

PSK yang Dianiaya Pelanggan di Apartemen Ciputat Alami 14 Luka Tusuk

Megapolitan
Aturan Baru Berlaku, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR atau Antigen Sehari Sebelum Berangkat

Aturan Baru Berlaku, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Wajib Tes PCR atau Antigen Sehari Sebelum Berangkat

Megapolitan
Sekuriti Penusuk PSK di Apartemen Ciputat Sudah Siapkan Pisau Sebelum Berkencan

Sekuriti Penusuk PSK di Apartemen Ciputat Sudah Siapkan Pisau Sebelum Berkencan

Megapolitan
Tabrak Beton Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman, Mobil Avanza Terguling dan Ringsek

Tabrak Beton Pembatas Jalur Sepeda di Sudirman, Mobil Avanza Terguling dan Ringsek

Megapolitan
Berkaca Kasus Konten TikTok Pembukaan Persalinan, IDI Jaksel Ingatkan Dokter Bijak Bermedsos

Berkaca Kasus Konten TikTok Pembukaan Persalinan, IDI Jaksel Ingatkan Dokter Bijak Bermedsos

Megapolitan
Minibus Tabrak Jalur Sepeda Permanen, Kadishub DKI Sebut Sopir Mengantuk

Minibus Tabrak Jalur Sepeda Permanen, Kadishub DKI Sebut Sopir Mengantuk

Megapolitan
IPM Kota Bogor Turun di Masa Pandemi, Pemkot Luncurkan Program Orangtua Asuh

IPM Kota Bogor Turun di Masa Pandemi, Pemkot Luncurkan Program Orangtua Asuh

Megapolitan
Pertahankan Keaslian Bangunan, Pengelola Minta Revitalisasi Tak Banyak Ubah Masjid Keramat Luar Batang

Pertahankan Keaslian Bangunan, Pengelola Minta Revitalisasi Tak Banyak Ubah Masjid Keramat Luar Batang

Megapolitan
Tak Mampu Bayar Setelah Berkencan, Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat

Tak Mampu Bayar Setelah Berkencan, Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat

Megapolitan
Revitalisasi Masjid Keramat Luar Batang Hampir Rampung, Siap Dibuka untuk Shalat Id

Revitalisasi Masjid Keramat Luar Batang Hampir Rampung, Siap Dibuka untuk Shalat Id

Megapolitan
Rizieq Shihab 'Ngamuk' Lagi ke Jaksa: Anda Pidanakan Maulid Nabi! Anda Ketakutan!

Rizieq Shihab "Ngamuk" Lagi ke Jaksa: Anda Pidanakan Maulid Nabi! Anda Ketakutan!

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19 di Bogor Donasi Plasma Konvalesen Sambil Menunggu Buka Puasa

Cerita Penyintas Covid-19 di Bogor Donasi Plasma Konvalesen Sambil Menunggu Buka Puasa

Megapolitan
Cerita Saksi Saat Polisi Gerebek Penginapan di Tebet Terkait Kasus Prostitusi Anak

Cerita Saksi Saat Polisi Gerebek Penginapan di Tebet Terkait Kasus Prostitusi Anak

Megapolitan
Dishub DKI: Penumpang Kendaraan Pribadi dan Bus Tak Wajib Tes Covid-19 pada Masa Pengetatan Mudik

Dishub DKI: Penumpang Kendaraan Pribadi dan Bus Tak Wajib Tes Covid-19 pada Masa Pengetatan Mudik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X