Kompas.com - 31/12/2020, 08:44 WIB
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian (tengah) ketika menunjukkan sejumlah barang bukti saat jumpa pers kasus pencurian laptop di Taman Integritas Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (30/12/2020) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALKapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian (tengah) ketika menunjukkan sejumlah barang bukti saat jumpa pers kasus pencurian laptop di Taman Integritas Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (30/12/2020) siang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap tiga pencuri laptop pada Rabu (23/12/2020) dan Jumat (25/12/2020) lalu.

Adapun kedua pelaku diketahui warga Batam, Kepulauan Riau yang berinisial ZN (28) dan LI (29), serta seorang warga negara Afganistan berinisial ZR (26).

"Dari dua provinsi, kami berhasil menangkap pelaku. Dua pelaku (ZN dan LI) di Batam dan satu pelaku (ZR) di Makassar," jelas Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian di Taman Integritas Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (30/12/2020) siang.

Adi menjelaskan awal penangkapan tersebut. Mulanya, seorang pria tanpa sengaja meninggalkan laptopnya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat hendak bertolak ke Jambi pada 30 November 2020.

"Ketika akan berangkat, karena buru-buru atau lupa, laptopnya tertinggal di tempat nge-charge baterai handphonne atau benda elektronik lainnya," kata Adi.

Baca juga: Pencari Suaka Asal Afganistan Terlibat Kasus Pencurian Laptop di Bandara Soekarno-Hatta

Ia tak langsung melapor ke pihak berwajib saat itu. Ia baru melaporkan kehilangan barangnya pada 7 Desember 2020, saat tiba kembali di Bandara Soekarno-Hatta.

"Baru saat itu kami melakukan penyelidikan. Berdasarkan penyelidikan dan informasinya, dimungkinkan laptop (milik korban) sudah dikuasai orang lain," kata Adi.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung melihat rekaman kamera CCTV yang ada di lokasi.

Laptop dijual Rp 8 juta

Dari rekaman kamera CCTV tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta mendapati gambar wajah pelaku berinisial ZN.

Menurut Adi, ZN mengambil laptop milik korban sebelum terbang ke Batam.

Sesampainya di Batam, ZN menghubungi rekannya, yaitu LI. ZN meminjam akun Facebook milik LI untuk menjual laptop tersebut secara daring.

"Laptop dijual dengan harga Rp 8.000.000. LI mendapat uang sebesar Rp 500.000 dari penjualan itu," tutur Adi.

Baca juga: Tertinggal Saat Diisi Daya, Laptop Penumpang Pesawat Dicuri di Bandara Soekarno-Hatta

Dibeli WN Afghanistan, mau dijual kembali Rp 16 juta

Laptop tersebut dibeli oleh seorang warga negara Afganistan berinisial ZR (26). ZR kemudian berniat menjual kembali laptop tersebut karena kondisinya masih bagus.

"Dia (ZR) mau menjual lagi laptop itu seharga Rp 16.000.000," ucap Adi.

Sebelum menjual laptop tersebut melalui Facebook, ZR membeli dus laptop untuk meyakinkan calon pembeli.

"Kemudian dibeli pula (oleh ZR) boks laptop agar terlihat bagus (saat hendak dijual)," tutur Adi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Megapolitan
Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bekasi, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bekasi, 17 April 2021

Megapolitan
UPDATE 16 April: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 50, Totalnya Kini 10.615

UPDATE 16 April: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 50, Totalnya Kini 10.615

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Jakarta, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Jakarta, 17 April 2021

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Geser Barang Pengunjung Pasar Tanah Abang

Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Geser Barang Pengunjung Pasar Tanah Abang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X