Kemensos Bangun Posko Trauma Healing untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Kompas.com - 11/01/2021, 12:07 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini ketika melakukan konferensi pers di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Senin (11/1/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALMenteri Sosial Tri Rismaharini ketika melakukan konferensi pers di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Senin (11/1/2021) siang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, Kemensos membangun sejumlah posko trauma healing untuk keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Kementerian Sosial insyaallah akan tetap membantu. Saat ini kami sedang ada di posko Soetta (Bandara Soekarno-Hatta). Ada (juga) di Hotel Mercure untuk mendampingi psikoterapi para keluarga," kata Risma dalam konferensi pers di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Senin (11/1/2021) siang.

Mantan Wali Kota Surabaya itu berujar, posko trauma healing juga didirikan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

"Psikoterapi para keluarga juga ada di Priok dan juga ada di Rumah Sakit Polri," kata Risma.

Baca juga: Polisi Bandara Siagakan 15 Polwan untuk Trauma Healing Keluarga Korban Sriwijaya Air

Selain membangun posko trauma healing, Risma mengatakan, Kementerian Sosial atau Dinas Sosial berbagai kota/kabupaten telah mendatangi sejumlah keluarga korban yang posisinya tidak berada di DKI Jakarta guna melakukan trauma healing.

Dia menyatakan telah mengerahkan sejumlah petugas Kemensos guna melakukan pendampingan sejak Sabtu (9/1/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami ada di Pontianak. Nanti kalau ada keluarga korban di daerah (lain), kami datangi," ucap dia.

"Kami menemani (keluarga korban) sejak saya perintahkan, itu sejak kejadian. Kami langsung siapkan untuk trauma healing-nya," tutur Risma.

Baca juga: Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 dari Pontianak Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pesawat mengangkut 62 orang, yang terdiri dari enam kru, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat keluar jalur penerbangan, yakni menuju arah barat laut pada pukul 14.40 WIB.

Pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat.

Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak hingga akhirnya jatuh.

Tim SAR gabungan hingga kini masih mencari pesawat yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021

Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021

Megapolitan
Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Megapolitan
Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Megapolitan
Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Megapolitan
23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

23 Dosen-Staf Universitas Mercu Buana Disebut Dipecat Tanpa Pesangon, Ini Penjelasan Pihak Kampus

Megapolitan
Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Megapolitan
24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

Megapolitan
Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Megapolitan
Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Megapolitan
Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X