Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Kompas.com - 23/01/2021, 14:48 WIB
Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi meninjau kolong fly over di belakang Kantor Kemensos, Minggu (3/1/2021). KIP JakpusPlh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi meninjau kolong fly over di belakang Kantor Kemensos, Minggu (3/1/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga korban kebakaran di Jalan Citarum Atas, RT 17 RW 01, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, saat ini telah diungsikan ke masjid Al Amanah milik Pemprov DKI Jakarta.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi memastikan para pengungsi tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama berada di tenda pengungsian.

Irwandi akan meminta Puskesmas Kecamatan Gambir untuk melakukan rapid test kepada seluruh pengungsi.

Baca juga: Kebakaran di Cideng Hanguskan 16 Kios dan Rumah, 225 Jiwa Terdampak

"Nanti akan kami minta puskemas kecamatan Gambir untuk lakukan rapid test," ucap Irwandi usai meninjau korban kebakaran, Sabtu (23/1/2021).

Irwandi mengatakan, saat ini seluruh korban kebakaran kebakaran dalam kondisi sehat. Namun, rapid test diperlukan untuk menghindari penularan Covid-19 dari orang tanpa gejala (OTG).

"Di sini ada tim kesehatan yang akan mengawasi kesehatan korban kebakaran," sambungnya.

Kebakaran di Jalan Citarum, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, terjadi pada Jumat kemarin. Kebakaran itu menghanguskan 16 bangunan kios dan rumah. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun ratusan orang kehilangan tempat tinggal.

"Kebakaran berdampak pada 45 KK atau 225 jiwa," kata Kepala Suku Dinas Damkar Jakarta Pusat Asril Rizal, Jumat.

Kebakaran di RT 17 RW 001 itu dilaporkan terjadi pada pukul 11.45. Kebakaran itu berawal dari sebuah rumah makan. Namun api langsung cepat merembet ke bangunan semi permanen lainnya. Total luas area yang terbakar 400 meter persegi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 3 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 307 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 3 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 307 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Megapolitan
Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Megapolitan
Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Megapolitan
Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Megapolitan
UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X