Kompas.com - 29/01/2021, 14:14 WIB
Turap untuk menopang tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang,  Serpong, Tangerang Selatan, jebol, Jumat (22/5/2020). dokumentasi pribadiTurap untuk menopang tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan, jebol, Jumat (22/5/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjalin kerja sama dengan Kota Serang, Banten. Salah satunya terkait pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) samaph di Cilowong untuk menampung sampah dari Tangerang Selatan.

Separuh sampah yang dihasilkan wilayah Tangerang Selatan akan dikirimkan ke Kota Serang lantaran TPA Cipeucang sudah penuh dan melebihi kapasitas.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo menjelaskan, sekitar 400 ton dari total 800 ton sampah yang dihasilkan warga Tangsel per hari akan ditampung ke TPA Cilowong, Kota Serang.

Baca juga: TPA Cipeucang, Tragedi Lingkungan Hidup dan Pengabaian Kemanusiaan di Tangerang Selatan

"(Sebanyak) 400 ton maksimal per hari, tapi kan tentatif tergantung produksi sampah per hari," ujar Bambang saat diwawancarai di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) seperti dilaporkan TribunJakarta.com, Jumat (29/1/2021).

Saat ini, lanjut Bambang, pihaknya masih membahas soal teknis kerja sama pengelolaan dan penampungan sampah tersebut. Pembahasan terkait kerja sama tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada April mendatang.

"Baru MoU (memorandum of understanding) ya, baru mulai sekitar Maret-April-lah. Tapi kan kami harus pendalaman segala macam sampai nanti perjanjian kerja sama," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Ipiyanto mengungkapkan, daya tampung di TPA Cilowong bisa mencapai 2.012 ton sampah.

Dalam rencana kerja sama itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjanjikan penyediaan alat untuk menekan volume sampah yang ada. Mereka juga berjanji akan memberikan kompensasi bagi warga dan penataan lingkungan di sekitar TPA Cilowong.

"Pemerintah Kota Tangerang Selatan ada rasa kepedulian penganggaran dan pembiayaan penataan TPS. Kompensasi dipenuhi oleh Tangsel, yaitu memberikan asuransi, BPJS, penataan lingkungan di sekitar TPS dan jalur yang dilalui," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Sudah Teken Mou, Pemkot Targetkan Ratusan Ton Sampah Tangsel Dibuang ke Serang Mulai April



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Megapolitan
Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Megapolitan
Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Megapolitan
Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Kurangi Volume TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Ajak Warga Rajin Pilah Sampah Rumah Tangga

Megapolitan
Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Pemkot Tangerang Terima 47 Laporan Pungli, Tujuh Orang Diperiksa Polisi

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Gelar Vaksinasi Covid-19, Polda Metro Klaim 90 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Dosis Pertama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X