UPDATE 31 Januari: Bertambah 3.474, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 269.718

Kompas.com - 31/01/2021, 18:14 WIB
Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta tercatat mengalami penambahan 3.474 kasus pada tanggal 31 Januari 2021.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan terdapat 15.213 orang yang dilakukan pemeriksaan swab PCR hari ini.

"Untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.474 positif dan 11.739 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Minggu (31/1/2021).

Dengan penambahan kasus harian tersebut, angka kumulatif kasus Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 269.718 kasus.

Baca juga: UPDATE 31 Januari: Sebaran 12.001 Kasus Baru, Tertinggi di Jakarta, Jabar, dan Jateng

Adapun dari angka kumulatif tersebut, terdapat 242.069 pasien dinyatakan sembuh, atau bertambah 3.674 pasien sembuh dibandingkan hari kemarin.

Sedangkan pasien dalam perawatan kini berjumlah 23.382 pasien, atau berkurang 213 pasien dibandingkan kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk korban meninggal dunia bertambah 13 orang, sehingga terdapat 4.267 orang dinyatakan meninggal dunia.

Korban meninggal dunia dalam dua pekan terakhir tercatat sebanyak 452 orang.

Baca juga: Angka Kematian Tinggi, Petak Makam Pasien Covid-19 di DKI Dipersempit

Berikut rincian penambahan kematian orang dalam dua pekan terakhir:

18 Januari: 36 pasien meninggal, total 3.815 (tingkat kematian 1,7 persen)

19 Januari: 21 pasien meninggal, total 3.836 (tingkat kematian 1,7 persen)

20 Januari: 32 pasien meninggal, total 3.868 (tingkat kematian 1,6 persen)

21 Januari: 32 pasien meninggal, total 3.900 (tingkat kematian 1,6 persen)

22 Januari: 40 pasien meninggal, total 3.940 (tingkat kematian 1,6 persen)

23 Januari: 40 pasien meninggal, total 3.980 (tingkat kematian 1,6 persen)

24 Januari: 44 pasien meninggal, total 4.024 (tingkat kematian 1,6 persen)

25 Januari: 39 pasien meninggal, total 4.063 (tingkat kematian 1,6 persen)

26 Januari: 45 pasien meninggal, total 4.108 (tingkat kematian 1,6 persen)

27 Januari: 26 pasien meninggal, total 4.134 (tingkat kematian 1,6 persen)

28 Januari: 51 pasien meninggal, total 4.185 (tingkat kematian 1,6 persen)

29 Januari: 39 pasien meninggal, total 4.224 (tingkat kematian 1,6 persen)

30 Januari: 30 pasien meninggal, total 4.254 (tingkat kematian 1,6 persen)

31 Januari: 13 pasien meninggal, total 4.267 (tingkat kematian 1,6 persen)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.